InfoMatoa, (Sarmi) | Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-45, Pemerintah Kabupaten Sarmi melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop dan UMKM) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Balai Kampung Sawar, Distrik Sarmi. Kegiatan ini mengusung tema “Bergandengan Tangan untuk Makanan yang Lebih Baik dan Masa Depan yang Lebih Baik” untuk meningkatkan akses pangan murah bagi masyarakat dan menjaga stabilitas harga.
Hadiri Pejabat Daerah dan Tamu Undangan
Sejumlah pejabat menghadiri kegiatan ini. Mereka antara lain Femmy F.Y. Kreeuw, ST (Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM), Filino Baransano, S.Pt. (Asisten II Setda Sarmi), H. Muhammad Sa’ade Pariaman (Kepala Dinas Ketahanan Pangan), Mayor Laut (P) Aris Hendriyatno (Danlanal Sarmi), AKP Aan Anwas, S.H. (Kabagren Polres Sarmi), Kapten Inf Yusak Arobaya (Kasdim Kodim 1217/Sarmi), H. Pahruddin, S.E. (Ketua PHBI), dan Kemal K. Dimo (Kadisdik Sarmi). Kehadiran mereka memberikan dukungan langsung terhadap pelaksanaan kegiatan ini.
Acara Dimulai dengan Doa dan Sambutan
Acara dimulai pukul 10.15 WIT dengan doa pembuka. Setelah itu, panitia memimpin peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kemudian, panitia memberikan laporan singkat sebelum Staf Ahli Bupati, Femmy F.Y. Kreeuw, ST, memberikan sambutan resmi.
“Gerakan Pangan Murah merupakan langkah nyata pemerintah untuk memberikan akses pangan terjangkau. Kami berharap kegiatan ini bisa berkelanjutan di berbagai kampung di Kabupaten Sarmi,” ujarnya.
Penjualan Pangan dengan Harga Terjangkau
Selanjutnya, panitia menjual berbagai komoditi pangan pokok dengan harga di bawah pasar. Misalnya, beras SPHP 5 kg Rp55.000, telur ayam 1 rak Rp60.000, bawang merah ¼ kg Rp25.000, bawang putih ¼ kg Rp20.000, minyak goreng 1 liter Rp15.000, gula 1 kg + teh celup 1 box Rp20.000, serta garam 250 gr + penyedap rasa 250 gr Rp10.000. Selain itu, panitia memastikan semua transaksi berjalan lancar.
Antusiasme Masyarakat dan Harapan Pemerintah
Kegiatan GPM berakhir pukul 11.00 WIT dengan tertib dan aman. Masyarakat menyambut antusias karena dapat membeli bahan pangan lebih murah. Pemerintah berharap Gerakan Pangan Murah bisa digelar di seluruh kampung di Kabupaten Sarmi agar seluruh warga merasakan manfaatnya. Selain itu, kegiatan ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjaga harga pangan dan mendukung kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata. [Red]









