InfoMatoa, (Kota Jayapura) | Dalam rangka memperingati HUT ke-40 Perwata GPI Papua, Jemaat GPI Bukit Zaitun Dok VIII Jayapura menggelar Aksi Peduli Kebersihan Kota Jayapura dan menyerahkan bantuan sosial dari Pemerintah Kota Jayapura, Sabtu pagi (18/10). Kegiatan ini mengusung tema “40 Tahun Berkiprah dan Bersinar Menjadikan Perempuan GPI Papua Pelita di Rumah, Gereja, dan Masyarakat.”
Ibu M. Rini Wattimena, Majelis Germas GPI Bukit Zaitun, memimpin aksi sosial ini. Selain itu, Mathius Pawara, S.Sos., M.Si (Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura), Pdt. Jefri Hindom, M.Th (Ketua Klasis GPI Jayapura), dan Pdt. Stenli Salem Nussa, S.Th (Ketua Majelis Gereja GPI Bukit Zaitun) menghadiri kegiatan untuk memperkuat sinergi antara gereja dan pemerintah. Kehadiran mereka mendorong partisipasi masyarakat dan memastikan aksi berjalan tertib. Dengan kata lain, kolaborasi ini menjadi contoh nyata kerja sama antara jemaat dan pemerintah kota.
Makna Aksi Peduli Kebersihan
Pdt. Stenli Salem Nussa menekankan bahwa kegiatan ini menunjukkan kepedulian gereja terhadap lingkungan.
“Kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap kegiatan ini menjadi contoh bagi gereja dan masyarakat lainnya untuk peduli lingkungan.“
Para peserta memulai kegiatan dengan doa bersama. Selanjutnya, mereka membersihkan area dari depan Lapangan Mandala Dok V hingga halaman gereja. Seluruh jemaat dan warga antusias mengikuti setiap kegiatan. Dengan demikian, suasana kerja bakti berlangsung harmonis, efisien, dan penuh semangat kebersamaan.
Simbol Kepedulian dan Sinergi
Sekitar pukul 08.00 WIT, Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura menanam pohon secara simbolis, didampingi pimpinan gereja. Pdt. Jefri Hindom menekankan bahwa aksi ini menunjukkan kolaborasi antara gereja dan pemerintah serta menumbuhkan cinta lingkungan. Sementara itu, Mathius Pawara menyampaikan apresiasi Pemkot Jayapura atas inisiatif jemaat.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi agenda rutin. Kebersihan kota adalah tanggung jawab bersama, dan pemerintah terus bekerja sama dengan lembaga keagamaan dalam program sosial serta lingkungan.“
Perayaan HUT dan Penutup
Sebagai puncak perayaan HUT ke-40, jemaat melepas balon ke udara. Selain itu, mereka menerima bantuan sosial berupa paket sembako. Pdt. Lisa Parera, S.Th., M.Pd., menutup kegiatan dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur. Oleh karena itu, aksi ini diharapkan memotivasi masyarakat untuk peduli lingkungan. Selanjutnya, kegiatan memperkuat semangat kebersamaan dan menjadi inspirasi bagi generasi muda Jayapura. [Red]









