InfoMatoa, (Kota Jayapura) | Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni, mengadakan pertemuan bersejarah dengan ondoafi dan para tokoh adat se-Provinsi Papua. Acara yang berlangsung di D’Jimbaran Resto, Jayapura, pada Selasa (12/08) ini menandai kali pertama seorang gubernur di Papua duduk bersama para tokoh adat dalam satu forum.
Selain para tokoh adat, pertemuan ini juga dihadiri oleh Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Nerlince Wamuar, Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Papua Brigjen TNI Bayu Sudarmanto, serta sejumlah kepala OPD dan Ketua Forkopimda lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua MRP Nerlince Wamuar mengungkapkan rasa syukurnya atas pertemuan langka ini. “Ini tidak pernah terjadi, Bapak-bapak tidak pernah kan? Tidak pernah terjadi,” ujarnya, menekankan pentingnya momen tersebut.
Nerlince juga memuji sosok Pj Gubernur Agus Fatoni, terutama latar belakangnya di bidang keuangan. Ia meyakini bahwa keluh kesah dan aspirasi yang disampaikan oleh para tokoh adat akan didengar dan ditindaklanjuti. “Saya percaya keluh kesah kita sebagai orang adat pasti akan dijawab oleh Bapak Gubernur dan biarlah itu menjadi hadiah bagi kami orang adat,” kata Nerlince.
Terkait pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU), Nerlince berharap agar Provinsi Papua segera memiliki kepala daerah definitif. Ia juga mengajak semua pihak untuk menerima hasil proses tersebut. “Dengan kehadiran Bapak Gubernur ini, kita menghargai bahwa apa yang terjadi di atas tanah ini, Bapak Gubernur akan baik-baik saja, sehingga di bawah kepemimpinan Bapak Gubernur ini semua akan baik-baik saja sampai dengan gubernur yang dilantik,” tuturnya.
Di kesempatan yang sama, Pj Gubernur Agus Fatoni menyatakan rasa syukurnya dapat menjadi bagian dari keluarga besar Papua. Ia menegaskan bahwa para tokoh adat memiliki peran yang sangat penting.
“Saya diberikan tugas menjadi Pj Gubernur Papua berarti saya akan berjuang sebagai orang Papua,” tegas Fatoni.
Menanggapi aspirasi yang disampaikan, Fatoni berkomitmen untuk menjadikan masukan tersebut sebagai bahan kajian dalam pengambilan kebijakan. “Ini akan menjadi bahan untuk mengambil kebijakan kami, kami akan sampaikan kepada pihak terkait, baik di daerah maupun pusat. Terus akan kita dorong, kita suarakan dan kita terus perjuangkan,” pungkasnya. Fatoni juga memohon doa dari seluruh masyarakat agar upaya yang dilakukan dapat berhasil.(Red)









