InfoMatoa, (Kota Jayapura) | Kota Jayapura menjadi saksi sukacita masyarakat Papua dalam acara Ibadah Syukur dan Pesta Rakyat yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Papua. Kegiatan ini sekaligus menjadi momen pisah sambut Penjabat Gubernur Papua Dr. Drs. A. Fatoni, M.Si. kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua terpilih, Komjen Pol (Purn) Matius D. Fakhiri, S.I.K., M.H. dan Aryoko A.F. Rumaropen, SP., M.Eng., pada Jumat (31/10).
Apresiasi Penjabat Gubernur
Dalam sambutannya, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si., menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh elemen masyarakat Papua selama masa jabatannya. Selain itu, ia berharap kepemimpinan baru di bawah Matius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen mampu membawa Papua menuju kemajuan dengan tetap berlandaskan nilai budaya, agama, dan norma Pancasila. Fatoni juga mengingatkan agar masyarakat dan pemerintah memanfaatkan momentum ini sebagai sarana mempererat tali persaudaraan demi kesejahteraan bersama.
Komitmen Gubernur Baru
Gubernur Papua Matius Fakhiri menegaskan bahwa pesta rakyat ini bukan sekadar seremoni. Sebaliknya, acara ini merupakan bentuk cinta antara rakyat dan pemimpin Papua. Ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, termasuk aparat TNI–Polri, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat yang menjaga kedamaian selama proses demokrasi. Fakhiri menekankan bahwa timnya akan segera bekerja mewujudkan visi “Papua Cerah” melalui lima pilar utama pembangunan. Pilar tersebut mencakup peningkatan SDM, pemerataan layanan kesehatan, penguatan ekonomi kerakyatan, pembangunan infrastruktur dan konektivitas, serta tata pemerintahan yang bersih dan transparan.
Konektivitas Digital dan Hiburan Rakyat
Acara ini juga diwarnai peluncuran 250 titik akses internet Starlink di seluruh Provinsi Papua sebagai langkah awal memperkuat konektivitas digital. Gubernur Fakhiri secara simbolis memeriksa jaringan melalui sambungan Zoom bersama masyarakat di berbagai kabupaten dan kota. Malam harinya, panggung hiburan semakin meriah dengan penampilan artis nasional seperti Anji, Hesty, dan Juan Reza. Selain itu, musisi lokal seperti Anadok, Owl Gank, dan Voice of Papua turut menghibur masyarakat.
Momen Bersejarah bagi Papua
Peristiwa ini menandai babak baru bagi Papua di bawah kepemimpinan definitif periode 2025–2030. Oleh karena itu, masyarakat dan pemerintah menaruh harapan besar agar kepemimpinan baru membawa Papua semakin maju, terang, dan sejahtera. Dengan demikian, pemerintah dan masyarakat berupaya menjadikan Bumi Cenderawasih sebagai provinsi percontohan pembangunan yang berkeadilan dan berkarakter di Indonesia Timur.[Red]









