InfoMatoa, (Supiori) | Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Supiori menggelar sosialisasi pemberdayaan konsumen dan penguatan kelembagaan perlindungan konsumen pada Senin (24/11). Kegiatan berlangsung di Gedung Olahraga Area Goes House, Distrik Supiori Timur. Sekitar 50 peserta mengikuti acara tersebut, termasuk para pedagang dari Pasar Tradisional Sorendiweri.
Sekretaris Disperindag Supiori, Yeremias Imbab, membuka sosialisasi mewakili Kepala Dinas.
Konsumen Cerdas dan Wajib SNI
Yeremias Imbab menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta. Ia menekankan bahwa di era globalisasi, perlindungan konsumen menjadi sangat krusial.
“Konsumen harus cerdas dan teliti dalam melakukan transaksi agar terhindar dari praktik yang merugikan, sementara pelaku usaha juga perlu menerapkan prinsip etika dan tanggung jawab sosial,” ujar Yeremias Imbab.
Matius Toding, A.Md, S.E., Pengawas Standar Industri Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Papua, memaparkan materi Pengawasan Wajib Standar Nasional Indonesia (SNI) dalam sosialisasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa SNI Wajib berlaku untuk produk tertentu. Hal ini bertujuan menjamin keselamatan, keamanan, kesehatan, pelestarian lingkungan hidup, serta melindungi konsumen dan industri dalam negeri.
Selain itu, Matius menyebutkan bahwa Kementerian dan Lembaga terkait bertugas melakukan pengawasan SNI. Jika terjadi pelanggaran, pihak berwenang dapat memberikan sanksi, mulai dari peringatan tertulis, penarikan produk, pencabutan izin usaha, hingga proses hukum.
Tantangan dan Upaya Penguatan Pengawasan
Dalam sesi diskusi, peserta mengidentifikasi beberapa tantangan pengawasan. Pertama, pelaku usaha kurang memahami penerapan SNI. Kedua, sumber daya manusia dan anggaran pengawasan terbatas. Ketiga, terdapat peredaran produk impor dan produk tanpa label SNI.
Menutup kegiatan, Yeremias Imbab menekankan kembali pentingnya pemahaman materi ini untuk konsumen maupun produsen. Ia mengajak peserta aktif memantau dan melaporkan produk yang tidak sesuai standar kepada pemerintah daerah.
Bersama acara ini, Yeremias Imbab berharap akan terciptanya iklim perdagangan yang sehat, adil, dan berkelanjutan di Kabupaten Supiori. Selain itu, kegiatan ini menjadi persiapan penting menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, ketika pengawasan terhadap produk kadaluwarsa harus lebih ketat. [Red]









