Ribuan Warga Jayawijaya Dukung Kebijakan Pemerintah Ganti Kepala Kampung

- Jurnalis

Rabu, 10 September 2025 - 19:02 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Jayawijaya) | Sekitar 2.500 warga dari 40 distrik di Kabupaten Jayawijaya menggelar aksi damai di Kantor Bupati Jayawijaya pada hari Rabu (10/9). Aksi yang dipimpin oleh Benjamin Siep ini bertujuan untuk mendukung kebijakan Pemerintah Daerah terkait pergantian kepala kampung.

Aksi ini merupakan respons terhadap demonstrasi sebelumnya oleh Asosiasi Kepala Kampung yang menolak kebijakan tersebut pada Senin (8/9). Massa pendukung tiba di kantor bupati dan diterima langsung oleh Bupati Jayawijaya, Athenius Murib, Wakil Bupati Ronny Elopere, dan Sekda Petrus Mahuze.

Dalam orasi mereka, massa menyampaikan sejumlah tuntutan utama. Mereka mengecam keras aksi anarkis yang dilakukan Asosiasi Kepala Kampung pada 8 September, yang berujung pada penyerangan Wakil Bupati. Massa menuntut pemerintah menindak tegas Naligi Kurisi, Kepala Suku Jayawijaya yang memimpin aksi tersebut. Selain itu, mereka menyatakan dukungan penuh dari 328 kampung di 40 distrik terhadap kebijakan pemerintah. Massa juga mendesak Kapolda Papua untuk mencopot Kasat Intel dan Kasat Reskrim Polres Jayawijaya karena dinilai melakukan pembiaran, serta menuntut penangkapan oknum kepala kampung yang terlibat dalam aksi anarkis.

Baca Juga :  Papua Pegunungan Rayakan Hari Kesehatan Nasional ke-61 dengan Semangat Transformasi dan Teknologi Kesehatan

Setelah perwakilan kepala distrik menandatangani pernyataan sikap, Bupati Jayawijaya Athenius Murib menanggapi aspirasi massa. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk mendengarkan dan menindaklanjuti tuntutan masyarakat.

Pemerintah akan berupaya semaksimal mungkin untuk menyejahterakan masyarakat Jayawijaya,” ujar Bupati.

Ia juga menyatakan akan mendorong Kapolda Papua untuk mencopot Kasat Intel Polres Jayawijaya yang diduga sengaja menciptakan gangguan keamanan.

Baca Juga :  Pembangunan Rumah Bantuan Presiden Prabowo di Nduga Segera Dimulai, 220 Unit Rumah Siap Dibangun

Bupati Murib juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menjaga situasi keamanan. Ia berjanji akan memastikan dana kampung diawasi dan didistribusikan dengan baik dan tegas.

Aksi yang berlangsung selama tiga jam ini berakhir dengan tertib pada pukul 16.20 WIT. Massa membubarkan diri dengan aman dan lancar, menunjukkan dukungan solid masyarakat terhadap langkah-langkah yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Jayawijaya. [Red]

BERITA LAINNYA

Maraton Kunker Wapres Gibran di Papua: Dari Sekolah Rakyat Biak, Main Bola di Wamena, hingga Agendakan Yahukimo
Usai dari Biak Numfor, Gibran Lanjutkan Kunjungan ke Wamena
Pemkab Jayawijaya Pastikan Rekrutmen Taruna PTDI-STTD 2026, Lulusan Dijamin Jadi ASN
Enam Warga Diamankan Aparat di Dekai Yahukimo, Akhirnya Dibebaskan
Duka di Balik Kontak Senjata Nduga: Praka Satria Taopan Gugur dalam Tugas
Dana Desa Tahap II Distrik Apalapsili Cair, Penyaluran Dipusatkan di Bank Papua Elelim
Awal Tahun 2026, Stok BBM di Kenyam Nduga Dipastikan Aman dan Mencukupi
Membentang di 3 Provinsi, Luas Taman Nasional Lorentz Tembus 2,4 Juta Hektare
Berita ini 3 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:12 WIT

Maraton Kunker Wapres Gibran di Papua: Dari Sekolah Rakyat Biak, Main Bola di Wamena, hingga Agendakan Yahukimo

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:51 WIT

Usai dari Biak Numfor, Gibran Lanjutkan Kunjungan ke Wamena

Senin, 12 Januari 2026 - 10:17 WIT

Pemkab Jayawijaya Pastikan Rekrutmen Taruna PTDI-STTD 2026, Lulusan Dijamin Jadi ASN

Minggu, 11 Januari 2026 - 11:40 WIT

Enam Warga Diamankan Aparat di Dekai Yahukimo, Akhirnya Dibebaskan

Sabtu, 10 Januari 2026 - 09:45 WIT

Duka di Balik Kontak Senjata Nduga: Praka Satria Taopan Gugur dalam Tugas

Berita Terbaru

error: Content is protected !!