Bimtek Lembaga Adat di Mappi: Perkuat Sinergi Pemerintah Kampung dan Masyarakat Hukum Adat

- Jurnalis

Senin, 15 September 2025 - 19:54 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Mappi) | Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Administrasi Kependudukan, Pencatatan Sipil, Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Lembaga Masyarakat Adat Kampung. Acara berlangsung di Hotel Grand Avista, Kepi, Distrik Obaa, Kabupaten Mappi, Senin (15/9), dengan mengusung tema “Kegiatan Kelembagaan Adat sebagai Mitra Strategis Pemerintahan Kampung dalam Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat”.

Kegiatan yang akan berlangsung hingga 17 September ini dihadiri Wakil Bupati Mappi Sanusi, Sekda Mappi Ferdinandus Kainakaimu, para kepala OPD, serta perwakilan Lembaga Masyarakat Adat (LMA) dari 18 kampung di Distrik Obaa.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Mappi Sanusi menegaskan pentingnya peran LMA yang bukan hanya sebagai simbol budaya, tetapi juga sebagai wadah pengambilan keputusan, penjaga kearifan lokal, serta penyelesai sengketa di masyarakat.

Melalui Bimtek ini, pengurus LMA di tingkat kampung diharapkan memahami perannya dengan lebih baik, sehingga mampu bersinergi dengan pemerintah kampung dalam pembangunan yang tetap berakar pada nilai budaya lokal,” ujarnya.

Sementara itu, Hermina Ewenkos Kepala Administrasi Dukcapil dan PMK Papua Selatan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta. Menurutnya, lembaga adat adalah mitra strategis pemerintah dalam membangun kampung, melestarikan budaya, sekaligus melindungi hak-hak masyarakat adat.

Harapannya, melalui kegiatan ini terjalin hubungan harmonis antara pemerintah kampung dan lembaga adat. Lembaga adat bisa menjadi agen perubahan positif di wilayahnya masing-masing,” ungkap Hermina.

Acara Bimtek ini diisi dengan materi dari akademisi dan praktisi hukum, seperti Hendrikus Maturbongs dan Guntur Ohoiwutun, yang membahas peran lembaga adat sebagai mitra strategis pemerintahan kampung. Peserta juga mengikuti diskusi dan sesi tanya jawab yang interaktif.

Baca Juga :  Persiapan Pemungutan Suara Ulang Pilkada 2024 di Kab. Boven Digoel

Dengan adanya Bimtek ini, Pemerintah Provinsi Papua Selatan berupaya merangkul masyarakat adat dalam pembangunan, sekaligus menjaga harmoni antara pemerintah kampung dan lembaga adat di wilayah Papua Selatan. [Red]

BERITA LAINNYA

Polres Mappi Perkuat Tata Kelola Anggaran Lewat Sosialisasi DIPA 2026
Raker Perdana KPPS 2025–2030 Dibuka, Pemuda Papua Selatan Didorong Jadi Motor Pembangunan
Stok Bapokting di Merauke Cukup, Sejumlah Komoditas Alami Kenaikan Harga
Kasad Pimpin Natal Bersama TNI-Polri 2026, Tekankan Perdamaian dan Pengabdian untuk Bangsa
Mentan Pimpin Rakor Serapan Gabah 2026, Tekankan Kolaborasi untuk Swasembada Pangan
DPRD Merauke Minta Reklamasi Pantai Lampu Satu Dikaji Menyeluruh Libatkan Tokoh Adat
PT ACP Umumkan Rencana Penanaman Baru Sawit di Merauke Mulai 2026
Prosesi Adat Pencabutan Salib Digelar, Pembangunan PSN di Wanam Kembali Berjalan
Berita ini 4 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:38 WIT

Raker Perdana KPPS 2025–2030 Dibuka, Pemuda Papua Selatan Didorong Jadi Motor Pembangunan

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:08 WIT

Stok Bapokting di Merauke Cukup, Sejumlah Komoditas Alami Kenaikan Harga

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:07 WIT

Kasad Pimpin Natal Bersama TNI-Polri 2026, Tekankan Perdamaian dan Pengabdian untuk Bangsa

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:50 WIT

Mentan Pimpin Rakor Serapan Gabah 2026, Tekankan Kolaborasi untuk Swasembada Pangan

Senin, 12 Januari 2026 - 09:12 WIT

DPRD Merauke Minta Reklamasi Pantai Lampu Satu Dikaji Menyeluruh Libatkan Tokoh Adat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!