InfoMatoa, (Boven Digoel) | Musyawarah Daerah (Musda) I sekaligus pelantikan Badan Pengurus Ikatan Perempuan Wambon (IPW) Kabupaten Boven Digoel periode 2025–2028 resmi digelar di Aula Pemda, Distrik Mandobo, Papua Selatan, (19/8).
Kegiatan yang mengusung tema “Perempuan Asli Papua Selatan Merawat Identitas, Bersatu untuk Perubahan, dan Berdaya untuk Masa Depan” dengan subtema “Melalui semangat musyawarah kita bertekad memperkuat peran perempuan Wambon dalam pembangunan, kemandirian ekonomi, serta pelestarian adat dan budaya berbasis kearifan lokal” ini dipimpin oleh Jefri Nirahua, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan.
Sejumlah tokoh hadir, di antaranya Kasat Binmas Polres Boven Digoel AKP Gafar, Ketua Ikatan Perempuan Marim Papua Selatan Natalia Paskalina Terata, Kepala Kantor Agama Kemenag Boven Digoel Yosepha Tambonop, Anggota DPRP Papua Selatan Natalia Kalum, Ketua Ikatan Wambon Raya Rufus Burok, serta perwakilan organisasi perempuan dan lembaga adat.
Dalam sambutannya, Ketua Komite Musda Evelince Amonte menegaskan bahwa IPW hadir sebagai wadah perempuan Wambon untuk memperjuangkan hak-hak perempuan sekaligus mendorong keterlibatan aktif dalam pembangunan daerah.
Sementara itu, Anggota DPR Papua Selatan Natalia Kalum menekankan pentingnya menyusun AD/ART organisasi serta mengajak seluruh perempuan Wambon bersatu menghadapi Kongres Raya Ikatan Perempuan Papua Selatan yang akan digelar di Merauke pada Oktober mendatang.
Bupati Boven Digoel melalui Jefri Nirahua menegaskan peran penting perempuan dalam pembangunan, ekonomi lokal, dan pelestarian budaya.
“Perempuan memiliki peran sentral sebagai penggerak ekonomi sekaligus penjaga nilai adat dan kearifan lokal. Saya berharap pengurus yang dilantik dapat menjadi agen perubahan dan membawa dampak positif bagi masyarakat Boven Digoel,” ujarnya.
[Red]









