BGN Perketat Pengawasan Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Teluk Wondama

- Jurnalis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 10:45 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Teluk Wondama) | Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat pengawasan terhadap pengelolaan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, guna mencegah terjadinya kasus keracunan makanan.

Pejabat BGN, Enny Indarti, di Wasior, Senin (29/09), menegaskan bahwa langkah tersebut diawali dengan peningkatan pemahaman standar pengolahan, penanganan, dan penyajian makanan bagi para penjamah atau relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Kami sudah berikan pelatihan kepada penjamah makanan agar memahami standar keamanan pangan. Dengan maraknya kasus keracunan MBG, pelatihan ini menjadi sangat penting dan wajib diterapkan oleh seluruh SPPG,” ujar Enny.

Edukasi tersebut tidak hanya menekankan aspek teknis kebersihan, tetapi juga mendorong kepala SPPG untuk mendaftarkan relawan pada sistem pembelajaran jarak jauh Pelataran Sehat. Keikutsertaan dalam pelatihan itu akan menjadi dasar penerbitan Sertifikat Layak Higienis Sanitasi (SLHS) oleh dinas kesehatan setempat. Selain SLHS, BGN juga berencana melakukan sertifikasi halal untuk seluruh dapur SPPG di Indonesia.

Baca Juga :  Masyarakat Adat Teluk Bintuni Sampaikan Rekomendasi untuk Kawasan Industri Bintuni

Enny menambahkan, BGN menyiapkan rapid test kit guna mendeteksi cemaran pestisida pada pangan segar, baik dari tumbuhan maupun hewan, agar makanan yang disajikan dalam program MBG benar-benar aman dikonsumsi.

Selain fokus pada aspek gizi dan kesehatan siswa, Program MBG juga berdampak positif pada perekonomian masyarakat. Setiap dapur SPPG memperoleh alokasi anggaran sekitar Rp100 juta yang sebagian besar digunakan untuk menyerap hasil produksi petani, nelayan, peternak, dan pelaku UMKM lokal.

Perputaran dana ini mendorong aktivitas ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan kerja baru,” jelas Enny.

Sebagai langkah perbaikan, BGN menetapkan aturan baru bahwa kepala dapur SPPG minimal harus memiliki ijazah koki atau latar belakang pendidikan di bidang tata boga.

Aturan ini untuk memastikan pengelolaan dapur lebih profesional dan higienis,” tambahnya.

Kepala BGN Regional Papua Barat, Erika Vionita Werinussa, menuturkan pelatihan tahap awal telah diikuti 87 relawan dari dua dapur SPPG di Distrik Wasior yang melayani sekitar 5.100 siswa dari tingkat TK/PAUD hingga SLTA. Pelatihan akan berlanjut ke seluruh dapur SPPG, termasuk tiga dapur baru yang segera beroperasi.

Semua relawan kami latih agar benar-benar paham bagaimana mengolah dan menyajikan makanan yang aman,” ujar Erika.

Dengan pengawasan ketat serta peningkatan kapasitas SDM, BGN berharap penyelenggaraan MBG di Papua Barat berjalan lebih aman, sehat, dan berkelanjutan. [Red]

BERITA LAINNYA

Pemkab Manokwari Tertibkan Kios Liar Pelabuhan Jelang Pesparawi 2026, Pedagang Dapat Santunan
BPK Temukan Dua Masalah Serius Layanan Kesehatan di Teluk Wondama: Tenaga Medis Terbatas, Sarpras Belum Memadai
Bupati Hasan Achmad Tegaskan Komitmen Percepatan SDM Kaimana Lewat Pendidikan, 24 Mahasiswa RPL Unimuda Diyudisium
Polres Fakfak Tegaskan Zero Tolerance Penyimpangan Anggaran, Kapolres: Setiap Rupiah adalah Amanah Rakyat
Ratusan Muslimah Wahdah Islamiyah Teluk Bintuni Ikuti Daurah Ramadhan, Siap Sambut Bulan Suci dengan Ilmu dan Akhlak
Pemkab Pegunungan Arfak Dorong Pendirian BUMD, Strategi Percepat Pembangunan dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Efisiensi Anggaran Pusat, Pemkab Manokwari Kaji Ulang Pembiayaan Honorer
Kepala BLK Fakfak Dorong Pemerintah Perkuat SDM Lokal Hadapi Lonjakan Investasi
Berita ini 2 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:09 WIT

Pemkab Manokwari Tertibkan Kios Liar Pelabuhan Jelang Pesparawi 2026, Pedagang Dapat Santunan

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:17 WIT

BPK Temukan Dua Masalah Serius Layanan Kesehatan di Teluk Wondama: Tenaga Medis Terbatas, Sarpras Belum Memadai

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:46 WIT

Bupati Hasan Achmad Tegaskan Komitmen Percepatan SDM Kaimana Lewat Pendidikan, 24 Mahasiswa RPL Unimuda Diyudisium

Senin, 12 Januari 2026 - 12:04 WIT

Polres Fakfak Tegaskan Zero Tolerance Penyimpangan Anggaran, Kapolres: Setiap Rupiah adalah Amanah Rakyat

Minggu, 11 Januari 2026 - 17:11 WIT

Ratusan Muslimah Wahdah Islamiyah Teluk Bintuni Ikuti Daurah Ramadhan, Siap Sambut Bulan Suci dengan Ilmu dan Akhlak

Berita Terbaru

error: Content is protected !!