PBB Tingkatkan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Setelah Gencatan Senjata

- Jurnalis

Senin, 13 Oktober 2025 - 17:24 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (New York) | Gencatan senjata antara Israel dan Hamas membuka akses bantuan ke Jalur Gaza. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) melaporkan peningkatan besar dalam pengiriman logistik sejak kesepakatan damai berlaku pada Jumat (10/10).

Gas dan Bantuan Makanan Mulai Masuk

OCHA menyampaikan bahwa gas untuk memasak berhasil masuk ke Gaza untuk pertama kalinya sejak Maret. Hal ini menjadi langkah penting untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak konflik.

Selain itu, PBB bersama mitra kemanusiaan menyalurkan ribuan paket makanan hangat dan roti ke wilayah utara dan selatan. Israel pun menambah izin pengiriman logistik hingga mencapai 190.000 ton bantuan. Jumlah itu mencakup makanan, obat-obatan, perlengkapan tempat tinggal, dan kebutuhan pokok lain.

Ini baru permulaan,” ujar OCHA.

Lembaga itu berencana memperluas operasi agar bantuan menjangkau seluruh penduduk Gaza dalam 60 hari pertama gencatan senjata.

Baca Juga :  Paus Leo XIV Kirim Bantuan Medis untuk Anak-Anak di Gaza

Fokus pada Pemulihan dan Pendidikan

Wakil Sekjen PBB untuk Urusan Kemanusiaan, Tom Fletcher, mengatakan target pengiriman mencapai ratusan truk setiap hari. Total bantuan mencapai 170.000 ton logistik.

Bantuan tersebut meliputi makanan bagi 2,1 juta warga, layanan gizi untuk 500 ribu orang, serta perbaikan layanan kesehatan dan air bersih bagi 1,4 juta warga. PBB juga menyiapkan tempat belajar sementara untuk 700 ribu anak agar kegiatan pendidikan tetap berjalan.

Baca Juga :  Sekjen ASEAN Tegaskan Komitmen Pada Sistem Perdagangan Berbasis Aturan

Harapan Baru bagi Warga Gaza

Gencatan senjata ini merupakan hasil perundingan tiga hari di Sharm el-Sheikh, Mesir, dengan dukungan Mesir, Qatar, Turki, dan Amerika Serikat. Kesepakatan tersebut memberi ruang bagi masyarakat Gaza untuk menerima bantuan dan memulai pemulihan.

PBB berharap stabilitas ini bertahan lama. Dengan begitu, distribusi bantuan dapat berjalan lancar dan kehidupan warga Gaza perlahan membaik. [Red]

BERITA LAINNYA

Gedung Putih Tegaskan Sikap Trump soal Greenland Tetap Sama
China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi
Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa
KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada
Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland
Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral
Setelah Maduro, Trump Isyaratkan Tumbangkan Presiden Kolombia dan Pemimpin Iran
AS Klaim Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam Operasi Militer Rahasia
Berita ini 3 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Jumat, 16 Januari 2026 - 12:19 WIT

Gedung Putih Tegaskan Sikap Trump soal Greenland Tetap Sama

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:33 WIT

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Senin, 12 Januari 2026 - 17:25 WIT

Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:05 WIT

KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada

Kamis, 8 Januari 2026 - 07:07 WIT

Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland

Berita Terbaru

Eropa - Amerika

Gedung Putih Tegaskan Sikap Trump soal Greenland Tetap Sama

Jumat, 16 Jan 2026 - 12:19 WIT

error: Content is protected !!