Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 07:07 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Denmark) | Delapan negara Eropa menolak tegas “ambisi imperialisme” Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Donald Trump kabarnya ingin mencaplok Greenland dalam waktu dekat. Rencana ini muncul menyusul agresi militer Amerika Serikat di Venezuela baru-baru ini.

Sejumlah kepala pemerintahan Eropa menandatangani pernyataan bersama penolakan tersebut. Pemimpin dari Inggris dan Prancis masuk dalam daftar pendukung utama. Mereka menegaskan bahwa NATO harus menjamin keamanan Greenland secara kolektif. Selain itu, pakta ini tetap menghormati sepenuhnya kehendak rakyat Greenland.

Keamanan di kawasan Arktik harus mencapai kesepakatan kolektif bersama sekutu NATO. Kita harus menjunjung tinggi prinsip Piagam PBB serta kedaulatan dan integritas teritorial,” bunyi pernyataan tersebut, menurut Politico, Selasa (6/1).

Kedaulatan Arktik dan Dukungan Pemimpin Eropa

PM Denmark Mette Frederiksen dan Presiden Prancis Emmanuel Macron menandatangani pernyataan itu. Kanselir Jerman Friedrich Merz serta PM Spanyol Pedro Sánchez juga ikut bergabung. Selanjutnya, PM Inggris Keir Starmer dan PM Italia Giorgia Meloni turut memberikan tanda tangan. PM Polandia Donald Tusk serta pemimpin Belanda hingga Slovenia juga mendukung langkah ini.

Baca Juga :  Trump Puji Pidato Tegas Prabowo di Sidang Umum PBB: “You Did a Great Job!”

Para pemimpin Eropa menegaskan posisi strategis kawasan Arktik bagi NATO. Hal ini terjadi seiring meningkatnya ketegangan geopolitik global saat ini. Oleh karena itu, mereka meningkatkan kehadiran militer dan aktivitas keamanan di sana. Investasi besar juga mengalir guna menjaga stabilitas dari ancaman pihak bermusuhan.

Kerajaan Denmark termasuk Greenland adalah bagian resmi dari NATO,” tegas pernyataan bersama tersebut.

Negara-negara tersebut menyatakan bahwa Greenland adalah milik rakyatnya sendiri. Wilayah ini bukan merupakan objek perebutan kekuatan global mana pun. Pasalnya, hanya Denmark dan Greenland yang berhak memutuskan masa depan mereka sendiri.

Respons Denmark Terhadap Agresi Amerika Serikat

Sebelumnya, Presiden Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat membutuhkan Greenland untuk pertahanan. Gedung Putih mengakui bahwa mereka tengah membahas opsi memiliki Greenland. Hal ini bahkan mencakup potensi penggunaan kekuatan militer secara terbuka.

Yang jelas, kami membutuhkan Greenland untuk kepentingan pertahanan,” kata Trump dengan tegas.

Pemerintah Denmark merespons keras pernyataan provokatif tersebut. Mereka memperingatkan bahwa langkah Amerika Serikat mencaplok Greenland dapat membubarkan aliansi NATO. Pernyataan Trump muncul tak lama setelah agresi militer Amerika Serikat di Caracas. Pasalnya, tentara Amerika Serikat menculik Presiden Nicolas Maduro dalam aksi tersebut.

Baca Juga :  Prabowo Beri Penghargaan Bintang Jasa Utama kepada Bill Gates atas Dedikasi di Indonesia

Komunitas internasional mengecam luas tindakan Amerika Serikat di Venezuela. Aksi tersebut melanggar hukum internasional dan Piagam PBB secara nyata. Kini, sikap bersama negara Eropa memperkuat komitmen global terhadap kedaulatan negara. Langkah ini juga mencegah eskalasi konflik yang mengancam perdamaian dunia di kawasan Arktik. [Red]

BERITA LAINNYA

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi
Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa
KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada
Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral
Setelah Maduro, Trump Isyaratkan Tumbangkan Presiden Kolombia dan Pemimpin Iran
AS Klaim Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam Operasi Militer Rahasia
Penjualan Tesla Anjlok pada 2025, BYD Resmi Salip Pasar EV Global
China Berhasil Luncurkan Satelit Tianhui-7 dari Jiuquan
Berita ini 6 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:33 WIT

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Senin, 12 Januari 2026 - 17:25 WIT

Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:05 WIT

KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada

Kamis, 8 Januari 2026 - 07:07 WIT

Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:42 WIT

Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!