InfoMatoa, (Merauke) | Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Papua Selatan mengadakan kegiatan “Donor Darah Karantina Peduli” untuk memperingati Hari Karantina ke-148. Kegiatan ini berlangsung di kantor Balai Karantina, Jl. Peternakan Mopah Lama, Distrik Merauke. Berbagai unsur TNI, Polri, dan instansi pemerintah daerah hadir langsung, mendukung aksi sosial ini dan memperkuat sinergi lintas instansi.
Partisipasi Lintas Instansi
Kegiatan ini melibatkan Kodim 1707/Merauke, Polres Merauke, Kodaeral XI, Yonmarhanlan XI, Lanud J.A. Dimara, serta sejumlah dinas di Kabupaten Merauke. Dari total 70 peserta, 36 orang mendonorkan darahnya, sedangkan 34 orang lain tidak dapat mendonor karena kondisi kesehatan.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa Karantina tidak hanya fokus pada pengawasan dan kesehatan hewan, ikan, serta tumbuhan, tetapi juga peduli terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujar pejabat Balai Karantina.
Pelaksanaan Tertib dan Aman
Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIT dengan pemeriksaan kesehatan semua peserta. Tim medis PMI Merauke mengawasi proses donor darah dan menurunkan tenaga dari bidang administrasi hingga laboratorium. Mereka juga memberikan edukasi singkat tentang pentingnya donor darah bagi kesehatan masyarakat. Proses donor berlangsung lancar hingga pukul 11.00 WIT tanpa kendala.
Mendorong Kepedulian Sosial dan Sinergi
Balai Karantina Papua Selatan berharap kegiatan ini menumbuhkan kepedulian sosial, memperkuat sinergi antarinstansi, dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam aksi kemanusiaan. Donor darah menjadi wujud nyata peran Karantina dalam memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Karantina aktif berkontribusi tidak hanya melalui pengawasan dan kesehatan hewan, ikan, serta tumbuhan, tetapi juga melalui aksi sosial kemasyarakatan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Karantina hadir tidak hanya di laboratorium atau lapangan, tetapi juga untuk kepentingan kemanusiaan,” tambah pejabat tersebut.
Melalui kegiatan “Donor Darah Karantina Peduli”, Balai Karantina menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif pada kesejahteraan masyarakat, mempererat hubungan antara pemerintah, TNI, Polri, dan warga setempat, serta membangun budaya peduli yang menular ke masyarakat luas. [Red]









