InfoMatoa, (Kota Jayapura) | Ribuan umat memadati GOR Cenderawasih Jayapura dalam Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dan Seminar Pertumbuhan Gereja Pantekosta di Tanah Papua bertema “It’s Time to Move” (Saatnya untuk Bergerak), dilansir dari Tribun-Papua.com. Max Karubaba, SE, Ketua Panitia sekaligus Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, bersama Gad Natalson Woru, Sekretaris Panitia, mengoordinir seluruh rangkaian acara agar berjalan tertib dan lancar. Selain itu, panitia memastikan semua persiapan teknis dan administrasi terselesaikan sebelum kegiatan dimulai.
Partisipasi Tokoh dan Pemimpin Gereja
Wakil Gubernur Papua Aroyoko Alberto Ferdinand Rumaropen, S.P., M.Eng, membuka kegiatan bersama Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus Williamson A. Maclarimboen dan Kepala Kesbangpol Provinsi Papua Musa Isir, S.Sos., M.P.A. Selain itu, sejumlah pemimpin gereja turut hadir, antara lain Pdt. Prof. Dr. Fransiskus Irwan Widjaja, Pdt. Indra A. Karubaba, dan Pdt. Ferry Ayomi. Kehadiran mereka juga menambah semangat jemaat yang mengikuti kegiatan, sehingga suasana berlangsung hangat dan penuh energi.
KKR dan Semangat Pelayanan
Max Karubaba menyatakan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini, yang bertepatan dengan HUT ke-69 Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Tanah Papua. Ia menekankan agar gereja tetap aktif memberitakan Injil hingga ke pelosok. Selain itu, ia mendorong semua jemaat untuk terus melibatkan diri dalam pelayanan sosial.
“Gereja tidak boleh pasif, tetapi harus terus bergerak untuk memberitakan Injil hingga ke pelosok Tanah Papua. Ini saatnya kita bergerak dan menyalakan kembali semangat pelayanan.“
Max juga berterima kasih kepada para donatur, jemaat, serta keluarga Bupati Yahukimo Didimus Yahuli dan Ketua DPRP Papua Denny Henrry Bonai atas dukungan mereka.
Peran Gereja dalam Pembangunan
Wakil Gubernur Aroyoko menekankan bahwa gereja memiliki peran strategis dalam pembangunan Papua. Ia menyebut gereja sebagai mitra pemerintah dalam membentuk manusia Papua yang beriman, bermoral, dan produktif. Selain itu, Aroyoko memuji kontribusi Gereja Pantekosta dalam pembinaan iman, pendidikan, dan pelayanan sosial di berbagai wilayah. Ia berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi gereja lain untuk bergerak lebih aktif.
Pelayanan Iman dan Penutupan KKR
Acara berlanjut dengan pelayanan Firman Tuhan oleh Pdt. Prof. Dr. Fransiskus Irwan Widjaja, doa penyembuhan, dan persembahan syukur. Selanjutnya, Pdt. Indra A. Karubaba menutup ibadah dengan doa berkat. Seluruh jemaat terlihat antusias dan bersemangat, menunjukkan bahwa tema “It’s Time to Move” berhasil menginspirasi umat untuk terus bergerak aktif dalam pelayanan Gereja Pantekosta di Tanah Papua.
[Red]









