InfoMatoa, (Sarmi) | Pdt Agustina Gainau memimpin peringatan Satu Abad Nubuat I.S. Kijne di GKI Maranatha Mararena, Klasis Sarmi Barat, akhir pekan lalu. Kegiatan yang berlangsung di Pantai Kasa Mararena, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, dihadiri jemaat dari berbagai wilayah untuk memperingati nubuat Pendeta I.S. Kijne pada 1925.
Momen Refleksi Iman dan Syukur
Perayaan ini menjadi ajang refleksi iman atas nubuat Pendeta I.S. Kijne tahun 1925. Dalam khotbahnya, Pendeta Agustina B. Gainau, S.Si., Teol., mengajak jemaat untuk terus menghidupi nilai-nilai nubuat tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
“Ini bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi momen refleksi iman atas janji Tuhan. Mari jadikan nubuat ini arah untuk membangun Sarmi yang beriman dan bermartabat,” katanya.
Selain itu, Pdt. Agustina menegaskan bahwa masyarakat Sarmi harus terus bersyukur atas penyertaan Tuhan selama seratus tahun perjalanan nubuat itu. Ia menilai nubuat Kijne bukan hanya janji iman, melainkan panggilan untuk membangun generasi unggul di Papua.
Bangun Generasi Unggul Papua
Menurut Pdt. Agustina, gereja, masyarakat, dan pemerintah perlu bersatu menciptakan ruang bagi lahirnya pemimpin-pemimpin baru. Ia juga menekankan pentingnya pendidikan, bimbingan, dan keteladanan dalam membentuk karakter generasi muda.
“Pemimpin besar lahir dari proses panjang, dari ketekunan belajar dan kasih dalam membimbing,” ujarnya.
Lebih jauh, ia mengingatkan agar semangat nubuat Kijne menjadi sumber inspirasi dan harapan bagi seluruh anak bangsa di Papua. Dengan begitu, setiap orang akan terdorong berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Perayaan Penuh Spirit dan Kebersamaan
Peringatan tersebut diwarnai berbagai kegiatan seperti ibadah syukur, karnaval peradaban, dan aksi penanaman pohon. Melalui kegiatan ini, masyarakat mengekspresikan rasa syukur dan kebanggaan mereka sebagai pewaris iman yang tangguh.
Menutup pesannya, Pdt. Agustina mengajak seluruh jemaat menjaga semangat nubuat I.S. Kijne agar terus hidup di hati orang Papua.
“Mari kita berjalan dalam terang firman Tuhan dan menyiapkan generasi yang membawa Papua menuju masa depan gemilang,” pungkasnya.
[Red]









