InfoMatoa, (Nduga) | Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Wilayah IV Papua menyelenggarakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) ke-IV Tahun 2025 di Gereja Geliat, Kampung Koteka, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, pada Senin (27/10). Kegiatan bertema “Gereja yang Bertumbuh, Bertambah, dan Berdampak” bertujuan memperkuat pelayanan gereja, pertumbuhan iman, serta kontribusi jemaat terhadap pembangunan masyarakat di Papua.
Partisipasi Pemerintah dan Tokoh
Ketua Panitia Pelaksana, Atnie Wasareak, memimpin jalannya acara. Sekitar 200 peserta dari berbagai daerah di Wilayah IV Papua hadir dalam kegiatan tersebut. Selain itu, hadir pula sejumlah pejabat dan tokoh penting, termasuk Penjabat Bupati Nduga Yoas Beon, Dandim 1706/Nduga Letkol Inf Saeri, Kapolres Nduga AKBP Alfredo A. Rumbiak, serta Ketua Pusat Gereja Kingmi Dr. Daniel Ronda. Dari tingkat provinsi, hadir Asisten I Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Papua Pegunungan, Elay Giban, Plt. Kepala BPKAD Noak Tabo, serta anggota legislatif Semianus Wandikbo, Kristina Kogoya, dan Paulus Ubruangge. Kehadiran mereka, selain memperkuat dukungan pemerintah, juga menambah semangat peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian acara.
Penjabat Bupati Yoas Beon menekankan bahwa Rakerwil menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan semangat pelayanan antarwilayah.
“Melalui forum ini kita dapat menyatukan visi, memperkuat komitmen, serta meneguhkan tanggung jawab bersama demi kemajuan Kabupaten Nduga tercinta.“ujar Yoas.
Pembukaan, Bantuan, dan Harapan Penyelenggara
Rakerwil dibuka resmi oleh Elay Giban yang mewakili Gubernur Papua Pegunungan. Ia menegaskan peran gereja dalam mendukung pembangunan daerah dan membentuk generasi muda berkarakter.
“Saya berpesan kepada seluruh hamba Tuhan dan peserta agar menjadi pelayan setia dalam mendukung pelayanan di Papua Pegunungan dan Kabupaten Nduga.“tuturnya.
Selain itu, Elay menyerahkan bantuan dana Rp500 juta dari Pemerintah Provinsi untuk mendukung pelaksanaan Rakerwil IV. Selanjutnya, Dr. Daniel Ronda memimpin ibadah bersama, dan kegiatan dengan sesi ramah tamah menutup kegiatan tersebut. Dengan demikian, penyelenggara berharap Rakerwil IV mempererat hubungan antarjemaat serta menciptakan suasana damai dan sejahtera di Kabupaten Nduga. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif hingga pukul 14.45 WIT, sekaligus menunjukkan sinergi antara gereja dan pemerintah di wilayah tersebut. [Red]









