InfoMatoa, (Kota Jayapura) | Pemerintah Provinsi Papua bersama Barisan Merah Putih (BMP) Kota Jayapura menggelar bincang dan diskusi bertema “Meneguhkan Peran Pemuda Dalam Konsolidasi Pembangunan dan Kepemimpinan di Tanah Papua” di Aula Lukmen II Lantai 9, Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Rabu (29/10). Kegiatan ini berlangsung dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97.
Pemerintah Dorong Peran Pemuda
Acara tersebut menghadirkan Gubernur Papua Komjen Pol (Purn) Mathius D. Fakhiri, S.I.K., M.H., Wakil Gubernur Aryoko A.F. Rumaropen, S.P., M.Eng., Wakil Ketua III DPR Papua H. Supriadi Laling, serta Ketua BMP RI sekaligus Wakil Ketua II MRP Papua Max Abner Ohee. Selain itu, tokoh pemuda perempuan seperti Cecilia Novany Mehue dan Lidya Astrid Meset turut berbagi pemikiran.

Ketua Barisan Merah Putih Kota Jayapura, Bobby J.E. Awi, S.STP., M.Si., menilai forum ini sebagai langkah konkret untuk memperkuat peran pemuda dalam pembangunan.
“Melalui diskusi ini, kami berharap muncul gagasan baru dari pemuda Papua untuk mendukung arah pembangunan lima tahun ke depan.” ujar Bobby.
Fokus Pembangunan Lima Tahun ke Depan
Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri menyampaikan komitmen pemerintah untuk membuka ruang lebih luas bagi generasi muda agar berkontribusi pada sektor strategis.
“Pemuda adalah garda terdepan pembangunan Papua. Pemerintah menyiapkan ruang bagi mereka untuk menyuarakan aspirasi dan ikut berperan dalam pembangunan.” kata Fakhiri.
Kemudian, ia menjelaskan bahwa program pembangunan Papua akan berfokus pada peningkatan fasilitas pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, serta penguatan ekonomi berbasis budaya. Dengan begitu, Papua diharapkan dapat semakin mandiri dan berdaya saing.
Komitmen Persatuan dan Kemajuan
Selanjutnya, kegiatan ini menjadi semakin bermakna setelah pembacaan Deklarasi Pemuda Papua. Para pemuda menyatakan komitmen menjaga keamanan, mendukung pembangunan daerah, serta berperan aktif dalam kepemimpinan di Bumi Cenderawasih.
Selain itu, tokoh pemuda perempuan, Cecilia Novany Mehue, mengajak generasi muda untuk bergerak dari lingkungan terdekat.
“Kita menjadi jembatan bagi pemerintah dalam memajukan Papua. Perubahan dimulai dari kampung kita sendiri.” ujarnya.
Pada akhir kegiatan, pemerintah dan pemuda Papua meneguhkan tekad bersama menghadirkan Papua yang maju, inklusif, dan memiliki daya saing tinggi. Semangat persatuan tetap menjadi dasar untuk melangkah menuju masa depan yang lebih baik. [Red]









