InfoMatoa, (Kep. Yapen) | Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua terus memperkuat pelayanan kesehatan keluarga di wilayah kepulauan. Upaya ini terlihat dari kegiatan monitoring intensifikasi dan integrasi Pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) yang digelar di Puskesmas Serui Kota, Kabupaten Kepulauan Yapen, Selasa (29/10).
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua, Sarles Brabar, S.E., M.Si, memimpin langsung kegiatan tersebut di Jalan Imam Bonjol, Serui Kota. Acara itu juga menghadirkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Rosita, S.Pd., M.Pd, perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kepulauan Yapen, serta tenaga kesehatan dari beberapa puskesmas di wilayah itu.
Selain kegiatan monitoring, BKKBN Papua turut melaksanakan pelayanan KB langsung, seperti pemasangan implan bagi warga. Dengan cara ini, masyarakat dapat merasakan pelayanan yang cepat, aman, dan mudah diakses tanpa harus menunggu kegiatan terpusat. Oleh karena itu, pendekatan langsung ke masyarakat menjadi langkah strategis dalam memperluas layanan kesehatan keluarga di wilayah kepulauan.
Dalam arahannya, Kepala Perwakilan BKKBN Papua, Sarles Brabar, menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk memperkuat pelayanan publik.
“Program Bangga Kencana bukan sekadar pengendalian penduduk, tetapi juga membangun keluarga sehat, mandiri, dan sejahtera. Kami ingin memastikan layanan KB dan kesehatan reproduksi dapat diakses oleh seluruh masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan.“
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Yapen, Rosita, memberikan apresiasi atas pendampingan oleh BKKBN Papua.
“Kami berterima kasih atas dukungan yang terus diberikan. Dengan sinergi semua pihak, pelayanan kesehatan keluarga di Yapen akan semakin baik dan berkelanjutan.“
Dengan demikian, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan akses pelayanan KB dan kesehatan reproduksi di Yapen. Selain itu, kegiatan tersebut memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga medis, dan masyarakat. Melalui sinergi ini, BKKBN Papua optimis pelayanan keluarga di wilayah kepulauan akan semakin berkualitas dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat. [Red]









