Ondoafi Petrus Hamadi Ajak Masyarakat Tobati-Enggros Teguhkan Semangat Kebangsaan Demi Papua yang Damai

- Jurnalis

Rabu, 5 November 2025 - 07:17 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Kota Jayapura) | Untuk memperkuat nilai kebangsaan dan solidaritas antarwarga, masyarakat Kampung Tobati-Enggros, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan pada Selasa (4/11).
Kegiatan ini menjadi wadah bagi warga untuk mempererat persaudaraan dan menumbuhkan kembali semangat cinta tanah air di lingkungan kampung adat.

Gotong Royong dan Persatuan Jadi Landasan Utama

Acara yang mengusung tema “Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Mulai dari Kampung” berlangsung di rumah Ondoafi Petrus Hamadi. Puluhan warga dari dua kampung adat, Tobati dan Enggros, hadir dengan antusias untuk mengikuti kegiatan tersebut. Suasana kebersamaan, saling menghargai, dan semangat gotong royong terasa sejak awal acara.

Ondoafi Petrus Hamadi memimpin langsung kegiatan bersama para tokoh adat dan masyarakat. Sejumlah pemimpin adat turut hadir memberikan dukungan, antara lain Yafet P. Sendofaca Dawir selaku Ketua Dewan Adat Tobati-Enggros, Titus Hamadi sebagai Wakil Ketua Dewan Adat, serta Yeri Stenly Hamadi, Ketua DPD BMP-RI Provinsi Papua.
Kehadiran mereka menegaskan komitmen bersama untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan dari tingkat kampung. Selain itu, kegiatan ini memperlihatkan bahwa masyarakat adat tetap menjadi pilar utama dalam memperkuat fondasi kebangsaan di Papua.

Baca Juga :  Wapres Gibran Apresiasi Fasilitas Sekolah Rakyat 29 Jayapura

Dalam sambutannya, Yeri Stenly Hamadi menegaskan pentingnya peran masyarakat adat sebagai penjaga nilai luhur bangsa dan perekat persaudaraan di tengah keberagaman.

“Keberagaman adalah kekayaan bangsa yang harus dijaga. Masyarakat adat punya peran besar dalam memperkuat nilai gotong royong dan persatuan dari tingkat kampung. Dari kampung kita kuat, dari persatuan kita jaya,” ujar Yeri.

Ia juga mengingatkan bahwa semangat kebangsaan harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan hanya melalui seremonial atau slogan. Dengan kata lain, persatuan sejati lahir dari kebersamaan dalam keseharian masyarakat.

Generasi Muda Didorong Jadi Pelanjut Semangat Persatuan

Sementara itu, Ondoafi Petrus Hamadi mengajak warga Tobati-Enggros untuk terus berpartisipasi aktif dalam setiap program pemerintah yang mendukung kesejahteraan rakyat. Ia menilai kemajuan kampung bergantung pada kerja sama, kedisiplinan, serta kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Nilai nasionalisme tidak cukup hanya dengan kata-kata, tapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Kita buktikan dengan saling menghargai, menjaga ketertiban, dan ikut membangun kampung kita sendiri,” tegas Petrus.

Menurutnya, nilai gotong royong dan rasa hormat terhadap sesama menjadi dasar utama bagi kemajuan kampung. Karena itu, masyarakat perlu menjaga semangat kebersamaan agar pembangunan berjalan seimbang antara adat dan modernitas.

Baca Juga :  Kepala Suku Isirawa Ajak Warga Sarmi Dukung Program Pemerintah

Dalam kesempatan yang sama, Petrus juga menaruh harapan besar kepada generasi muda agar menjadi penerus semangat persatuan dan kebersamaan di kampung.

“Anak-anak kita perlu belajar tentang nilai persatuan agar bisa bersatu membangun tanah Papua. Kampung Tobati-Enggros harus menjadi contoh kampung yang rukun dan menjadi teladan bagi kampung-kampung lain,” tutupnya.

Selain sambutan dan diskusi, kegiatan sosialisasi tersebut turut diisi dengan bakti sosial dan ramah tamah antarwarga. Masyarakat saling berbagi pengalaman, berdialog tentang nilai kebangsaan, dan meneguhkan komitmen menjaga perdamaian. Suasana hangat dan akrab menunjukkan bahwa semangat gotong royong tetap hidup kuat di tengah masyarakat adat Tobati-Enggros.

Melalui kegiatan ini, masyarakat Tobati-Enggros meneguhkan tekad untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat rasa cinta tanah air, serta membangun lingkungan yang damai dan harmonis. Dari kampung kecil di tepi Teluk Youtefa ini, semangat kebangsaan tumbuh kembali sebagai dasar membangun Papua yang aman, bersatu, dan sejahtera. [Red]

BERITA LAINNYA

Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Pasar Ikan Fandoi di Biak Numfor, Borong Ikan Baronang dan Panjang
Dua Nelayan Asal Jayapura Hanyut, Pencarian Diperluas Hingga Perairan Papua Nugini
Kecelakaan Laut di Perairan Saireri, Sembilan Penumpang Speed Boat Selamat Berkat Respons Cepat Satpolairud Polres Waropen
Natal Bersama FSP-ASN Jayapura, Wabup Haris Apresiasi Loyalitas Pensiunan
Dapur Nasional Polda Papua Jadi Garda Depan Pemenuhan Gizi Pelajar
Guru Se-Kabupaten Jayapura Geruduk Kantor DPR, Tagih Hak Gaji ULP hingga Tunjangan Profesi yang Belum Dibayar
Ratusan Warga Waropen Gelar Aksi Tuntut Perombakan Pejabat dan Transparansi Keuangan Daerah
Dukung Asta Cita Presiden, Polda Papua Gelar Panen Raya Jagung Serentak di Koya Barat
Berita ini 2 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:33 WIT

Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Pasar Ikan Fandoi di Biak Numfor, Borong Ikan Baronang dan Panjang

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:25 WIT

Dua Nelayan Asal Jayapura Hanyut, Pencarian Diperluas Hingga Perairan Papua Nugini

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:10 WIT

Kecelakaan Laut di Perairan Saireri, Sembilan Penumpang Speed Boat Selamat Berkat Respons Cepat Satpolairud Polres Waropen

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:34 WIT

Natal Bersama FSP-ASN Jayapura, Wabup Haris Apresiasi Loyalitas Pensiunan

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:23 WIT

Dapur Nasional Polda Papua Jadi Garda Depan Pemenuhan Gizi Pelajar

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!