InfoMatoa, (Sarmi) | Pemerintah Kabupaten Sarmi melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menyelenggarakan Pelatihan Dasar Fungsional Penyuluh Pertanian Ahli dan Terampil. Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku Gowa, Sulawesi Selatan, turut memfasilitasi kegiatan ini.
Pelatihan berlangsung di Aula Pemancingan Rasya Gracia, Kampung Neidam, Distrik Sarmi, pada Senin (4/11). Bupati Sarmi Dominggus Catue, S.Km., M.Kes., membuka kegiatan bersama Kepala Dinas Pertanian Maria Magdalena Marau, S.P., M.M., Kepala BBPP Batangkaluku H. Isak Maulana, S.T., M.Si., serta pejabat daerah dan peserta pelatihan.
Eduard B. R. Sinuwen menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme penyuluh pertanian agar mampu menjadi agen perubahan di sektor pertanian. Pelatihan ini berlangsung selama 21 hari kerja, mulai 3 hingga 24 November 2025. Selain itu, kegiatan tersebut menghadirkan tenaga pengajar dari BBPP Batangkaluku serta pejabat struktural Pemkab Sarmi.
Bupati Sarmi Dominggus Catue menegaskan pentingnya peran penyuluh dalam memajukan pertanian di daerah.
“Penyuluh pertanian adalah garda terdepan yang mendampingi, membimbing, dan memotivasi petani agar produktif dan inovatif. Karena itu, peningkatan kompetensi penyuluh menjadi keharusan agar mereka siap menghadapi kemajuan teknologi pertanian.” ujar Bupati.
Ia mengajak seluruh peserta memanfaatkan pelatihan dengan maksimal.
“Gunakan pelatihan ini untuk meningkatkan kualitas diri dan berkontribusi nyata bagi pembangunan pertanian di Sarmi. Mari wujudkan pertanian yang maju, modern, dan berdaya saing.” tambahnya.
Bupati Sarmi menyematkan tanda peserta sebagai simbol pembukaan, diikuti dengan menyanyikan lagu Penyuluh Pertanian Indonesia dan sesi monitoring. Melalui kegiatan ini, Pemkab Sarmi bertekad melahirkan penyuluh pertanian yang tangguh dan profesional, sekaligus memperkuat sistem pertanian berkelanjutan demi kesejahteraan petani dan kemajuan daerah. [Red]









