InfoMatoa, (Pegunungan Arfak) | Proses pendaftaran calon Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Barat mulai bergulir. Pada Jumat (7/11), Lamek Dowansiba menyerahkan berkas pendaftarannya langsung kepada panitia Steering Committee (SC) Musda BPD HIPMI Papua Barat.
Ketua SC Musda BPD HIPMI Papua Barat, Thomas Baru, menerima berkas itu di Sekretariat Panitia.
Perwakilan calon ketua, Bily Wairara, mengatakan bahwa keikutsertaan Lamek Dowansiba dalam bursa pemilihan menjadi momentum penting. Hal ini menegaskan peran Orang Asli Papua (OAP) dalam kepemimpinan HIPMI Papua Barat.
“Kami menyerahkan berkas pendaftaran calon Ketua HIPMI Papua Barat atas nama Lamek Dowansiba. Sudah saatnya HIPMI Papua Barat dipimpin oleh Orang Asli Papua, sesuai dengan amanat Undang-Undang Otonomi Khusus,” ujar Bily.
Dalam proses pengembalian berkas, Bily mendampingi Sekretaris Umum BPC HIPMI Teluk Bintuni, Adrian Kairupan, dan Harton Tapilatu.
Thomas Baru, menyatakan pihaknya segera memverifikasi berkas Lamek Dowansiba sesuai ketentuan organisasi.
“Kami akan memverifikasi berkas terlebih dahulu untuk memastikan seluruh syarat administrasi terpenuhi,” jelas Thomas.
Lamek Dowansiba merupakan kader murni HIPMI yang aktif berkiprah sejak lama. Ia pernah menjabat Sekretaris Umum BPC HIPMI Pegunungan Arfak (Pegaf). Saat ini, ia menjabat Bendahara Umum BPD HIPMI Papua Barat periode 2024–2025 (PAW).
Sejak pembukaan pendaftaran calon Ketua BPD HIPMI Papua Barat pada 6 November 2025, Lamek Dowansiba tercatat sebagai kandidat pertama yang menyerahkan berkas.
Musyawarah Daerah (Musda) BPD HIPMI Papua Barat diharapkan menjadi ajang konsolidasi dan regenerasi kepemimpinan. Kegiatan ini juga mendorong HIPMI memperkuat peran dalam pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi pengusaha muda di Tanah Papua. [Red]









