InfoMatoa, (Jayapura) | Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di belakang kompleks Pertamina Patra Niaga Region Papua – Maluku, Dok VIII Pantai, Distrik Jayapura Utara, pada Sabtu (15/11). Dua unit rumah warga ludes dilalap api, dengan taksiran kerugian materiil mencapai Rp1 miliar.
Menurut laporan kronologi, api mulai terlihat sekitar pukul 08.35 WIT, bermula dari rumah milik korban Aser Wayoi, yang saat kejadian dalam keadaan kosong.
Awal Api dari Kulkas Freezer
Saksi mata, Lepi Karuri, yang sedang beraktivitas di rumahnya, awalnya melihat kepulan asap tipis. Ia sempat mengira ada warga yang sedang memasak. Namun, kecurigaannya muncul ketika asap membesar dengan cepat.
Lepi Karuri segera berlari dan mendobrak pintu belakang rumah Aser Wayoi yang terkunci. Ia menemukan nyala api sudah membesar di salah satu kamar. Api ini kemungkinan besar berasal dari korsleting listrik pada kulkas freezer penyimpanan es batu di dapur rumah korban pertama.
Teriakan saksi mengundang bantuan dari warga sekitar, termasuk Andreas Samberi (karyawan Pertamina) dan Yan Willem Aninam. Mereka segera bergegas memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum tim pemadam tiba.
Penanganan Cepat Lintas Instansi
Melihat skala kebakaran yang membesar di kawasan padat, petugas gabungan dari berbagai pihak langsung melakukan upaya pemadaman.
Pada pukul 09.15 WIT, dua unit mobil pemadam kebakaran Kota Jayapura dan satu unit mobil water supply tiba di lokasi. Selain itu, Unit Penanganan Darurat Pertamina Patra Niaga Region Papua – Maluku juga membantu. Tak lama berselang, Polresta Jayapura Kota mengerahkan satu unit mobil AWC (Armored Water Cannon).
Personel piket fungsi Polresta Jayapura Kota, yang dipimpin Ps. Kanit Turjawali Ipda Gunthet Maspaitella, mengamankan lokasi. Tugas mereka memastikan proses pemadaman berjalan lancar sekaligus mencegah penjarahan.
Petugas berhasil memadamkan api total. Selanjutnya, mereka melanjutkan dengan pendinginan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Korban mengalami kerugian materiil yang cukup besar, mencapai Rp1 miliar. Kerugian mencakup dua unit rumah, tujuh unit freezer box, dua unit kulkas, kendaraan bermotor, dan perahu. Pihak kepolisian masih menyelidiki untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. [Red]









