InfoMatoa, (Fakfak) | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Fakfak menggelar silaturahmi bersama Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., di kediaman Bupati pada Minggu (23/11). Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan produktif. Selain itu, agenda tersebut membahas berbagai isu strategis terkait pembangunan daerah. Pengurus BADKO HMI Papua Barat–Papua Barat Daya turut hadir sehingga ruang dialog antara pemerintah daerah dan pemuda semakin kaya.
Dalam diskusi itu, Bupati dan HMI membahas sejumlah topik penting mulai dari pertumbuhan ekonomi, peningkatan layanan kesehatan, penguatan sektor pendidikan, peluang investasi, hingga strategi pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Fakfak. Bupati Samaun Dahlan menegaskan keterbukaan pemerintah daerah terhadap gagasan, kritik, dan kolaborasi dari pemuda.
“HMI merupakan wadah penting dalam melahirkan pemimpin masa depan. Pemerintah sangat membutuhkan sinergi dengan pemuda untuk membangun Fakfak secara berkelanjutan,” ujarnya.
HMI juga menyampaikan hasil kajian mereka mengenai optimalisasi implementasi Otonomi Khusus. Selain itu, mereka menilai Perdasus Nomor 22 Tahun 2022 sebagai landasan penting dalam percepatan pembangunan Papua Barat. Ketua Umum HMI Cabang Fakfak, Rustam Patiran, mengapresiasi sambutan hangat Bupati serta komitmen pemerintah dalam membuka ruang dialog yang konstruktif.
“Kami siap bersinergi dan mengawal kebijakan daerah demi kemajuan Fakfak tercinta,” tegasnya.
Silaturahmi ini diharapkan mampu memperkuat hubungan strategis antara HMI dan pemerintah daerah. Selain itu, momentum ini mendorong peran lebih besar pemuda dalam mewujudkan Fakfak yang maju, inklusif, dan berdaya saing. [Red]









