InfoMatoa, (Jayapura) | Provinsi Papua menunjukkan ketangguhan ekonomi di tengah gejolak dan tantangan global sepanjang tahun 2025. Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen terus memperkuat sistem pembayaran dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif menuju kesejahteraan masyarakat.
Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua, Christian Sohilait, menyampaikan hal itu saat menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025 yang berlangsung di gedung BI perwakilan Papua, Rabu (3/12).
Tantangan Global dan Ketangguhan Papua
Christian Sohilait mengakui bahwa tahun 2025 merupakan periode penuh tantangan akibat perlambatan ekonomi dunia dan kebijakan tarif internasional yang berdampak luas. Namun, ia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang berkontribusi nyata.
“Meskipun demikian, Papua menunjukkan ketangguhan. Pertumbuhan ekonomi kita tetap bergerak positif,” kata Sohilait.
Ia menjelaskan bahwa sektor-sektor utama seperti pertambangan, perdagangan, pertanian, dan khususnya aktivitas UMKM yang terus menggeliat di berbagai wilayah, mendorong pertumbuhan positif tersebut.
Mendorong Ekonomi Biru dan Nilai Tambah Lokal
Sohilait menegaskan bahwa pembangunan ekonomi di Papua tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi menjadi jalan menuju kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen memperkuat pondasi ekonomi melalui tiga pilar utama: pemberdayaan kelompok produktif, digitalisasi layanan, dan pemerataan akses pembangunan.
Papua memiliki potensi besar, mulai dari sumber daya alam yang melimpah, tanah yang subur, hingga laut yang kaya. Pemerintah menekankan bahwa potensi ini harus dikelola dengan pendekatan inovatif dan berbasis nilai tambah, terutama pada sektor:
- Pertanian dan Perikanan: Pemerintah mendorong peningkatan produksi agar menghasilkan produk lokal berdaya saing tinggi.
- Ekonomi Biru (Kelautan): Pemerintah memperkuat dukungan agar sektor ini menjadi motor penggerak pertumbuhan baru.
- Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Pemerintah mengoptimalkan program untuk meningkatkan kunjungan wisata dan membuka peluang usaha bagi masyarakat.
Sinergi dan Transformasi Digital
Untuk memastikan pembangunan berjalan efektif, Sekda menekankan pentingnya sinergi antar-instansi dengan melibatkan Pemerintah Daerah, Bank Indonesia, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa raihan Papua sebagai Juara Award 2025 menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi mampu menghasilkan perubahan signifikan.
Selain itu, Papua terus mengakselerasi transformasi digital melalui:
- Elektronifikasi Transaksi Keuangan (P2DD): Pemerintah mendorong percepatan implementasi digitalisasi pembayaran.
- Penguatan TP2D (Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah): Pemerintah memastikan sistem modern mendukung pembangunan ekonomi daerah.
Transformasi ini penting agar Papua semakin modern, adaptif, dan tangguh dalam menghadapi tantangan ekonomi global ke depan. [Red]









