InfoMatoa, (Mimika) | PT Freeport Indonesia (PTFI) terus berupaya meningkatkan kualitas SDM putra-putri Papua. Dalam hal ini, perusahaan memperluas akses pendidikan tinggi di luar Papua. Oleh karena itu, PTFI menjalin kerja sama strategis dengan empat perguruan tinggi ternama. Di antaranya adalah ITB, UNPAR, UNSRAT, serta UNSRI. Selanjutnya, para pihak menandatangani kesepakatan tersebut pada akhir November lalu.
Peluang Beasiswa di Kampus Unggulan Nasional
Director PTFI, Claus Wamafma, menyatakan bahwa kemitraan ini membuka peluang bagi pelajar Papua. Sebab, mereka kini dapat menempuh pendidikan sarjana di kampus unggulan. Tujuannya adalah menciptakan generasi penerus yang kompeten bagi masa depan daerah.
“Kami berharap penerima beasiswa PTFI dapat meraih cita-cita mereka. Melalui program ini, anak-anak Papua bisa belajar di perguruan tinggi impian,” ujar Claus, Minggu (21/12).
Selain itu, PTFI bersama ITB dan UNPAR sudah menandatangani PKS beasiswa secara resmi. Dengan begitu, pelajar Papua bisa menempuh pendidikan S1 di kedua kampus tersebut. Tidak hanya itu, para pihak juga memperluas kolaborasi pada bidang riset serta pengembangan talenta.
Pendampingan Akademik bagi Mahasiswa Papua
Selanjutnya, mahasiswa penerima beasiswa di ITB mendapatkan pendampingan khusus melalui Kelas Inspirasi. Program tersebut bertujuan membekali mahasiswa dengan pengenalan dunia sains dan teknologi. Kemudian, kegiatan ini membantu proses adaptasi mahasiswa di lingkungan kampus. Maka dari itu, potensi akademik mereka akan berkembang secara maksimal.
Sementara itu, Rektor UNPAR Prof. Tri Basuki Joewono menilai pendampingan berkelanjutan sangatlah penting. Sebab, langkah ini memastikan generasi muda Papua mampu bersaing di tingkat nasional. Oleh sebab itu, sinergi ini menjadi bukti nyata kepedulian terhadap kemajuan SDM Papua.
“Saat ini 10 mahasiswa penerima beasiswa PTFI sedang belajar di UNPAR. Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi komitmen PTFI dalam membangun generasi unggul,” pungkasnya.
[Red]









