InfoMatoa, (Jayawijaya) | Pemerintah Pusat memberikan dukungan penuh bagi revitalisasi budaya di jantung Papua Pegunungan. Kampung Elaboge kini menjadi Kampung Adat Percontohan. Selanjutnya, pemerintah membangun kembali tujuh unit Honai Adat yang sarat nilai filosofis. Lokasi ini terletak di Distrik Silo Karno Doga, Kabupaten Jayawijaya.
Pemerintah melakukan langkah ini untuk memperkuat identitas nasional. Selain itu, program ini bertujuan mengembangkan pariwisata berbasis kearifan lokal. Fokus utamanya adalah menjaga warisan budaya di wilayah Lembah Baliem.
Restorasi 7 Honai: Dari Fungsi Perang hingga Museum
Kepala Suku Besar, Habo Holago, mengungkapkan sejarah penting kampungnya. Dahulu, tatanan kehidupan mereka berpusat pada enam honai adat. Namun, fungsi-fungsi tersebut sempat memudar akibat faktor usia dan kerusakan.
Oleh karena itu, proyek pembangunan ini mendirikan tujuh unit Honai baru. Bangunan tersebut memiliki fungsi yang sangat spesifik sesuai warisan leluhur:
- 6 Honai Pendukung: Mencakup Honai Perempuan, Laki-laki, Kesuburan, Perang, Keramat, dan Pertemuan.
- 1 Honai Utama: Berfungsi sebagai Museum Budaya untuk menyimpan benda bersejarah dan sarana edukasi.
Secara arsitektural, Honai merupakan mahakarya masyarakat suku Dani. Bangunan ini mampu beradaptasi dengan suhu dingin ekstrem di ketinggian 1.500 mdpl. Selain itu, bentuk bundar tanpa jendela berfungsi menyimpan panas dengan baik. Hal ini melindungi penghuni dari cuaca pegunungan yang keras.
Simbol Kedaulatan dan Ekonomi Lokal
Staf Khusus Menhan, Lenis Kogoya, menekankan dimensi strategis pelestarian Honai. Menurut beliau, Honai menjadi pusat musyawarah serta pendidikan budaya bagi masyarakat.
“Honai bukan sekadar rumah adat, tetapi pusat musyawarah dan pendidikan budaya. Dengan melestarikan Honai, kita menjaga identitas nasional sekaligus memperkuat kedaulatan NKRI di Tanah Papua,” ujar Lenis.
Terlebih lagi, pembangunan di era Presiden Prabowo Subianto ini membuktikan kehadiran pemerintah. Negara kini hadir secara nyata hingga ke wilayah 3T di seluruh Indonesia.
Potensi Pariwisata Berkelanjutan
Kampung Elaboge memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan mancanegara. Lokasinya berada dekat dengan Lembah Baliem yang legendaris. Dengan demikian, status kampung percontohan akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat. Pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan menjadi kunci utama kemajuan ini.
Habo Holago berharap kawasan ini nantinya menjadi pusat budaya yang mandiri. Revitalisasi ini memastikan pemuda Papua tetap memiliki akar budaya yang kuat. Dengan begitu, ekonomi kreatif mereka akan terus tumbuh seiring arus modernisasi. [Red]









