InfoMatoa, (Nduga) | Otoritas terkait melaporkan kondisi ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Distrik Kenyam tetap stabil. Kondisi kondusif ini terpantau pada awal minggu pertama Januari 2026 di Kabupaten Nduga. Berdasarkan hasil monitoring lapangan pada Senin (5/1), pasokan BBM bagi masyarakat mencukupi kebutuhan harian. Selain itu, pemerintah menjamin distribusi energi berjalan lancar tanpa kendala teknis.
Otoritas setempat menjalankan langkah monitoring ini secara intensif dan rutin. Hal tersebut bertujuan untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga yang mendadak. Pasalnya, kelangkaan stok seringkali menyebabkan kenaikan harga di wilayah pegunungan tengah.
Stabilitas Pasokan dan Harga BBM
Hasil pantauan di berbagai titik pengisian menunjukkan pasokan tetap terjaga dengan baik. Petugas tidak melihat adanya kelangkaan BBM yang menghambat aktivitas warga saat ini. Oleh karena itu, kondisi ini memberikan rasa tenang bagi seluruh masyarakat Kenyam. Masyarakat setempat memang sangat bergantung pada BBM untuk mobilitas dan aktivitas ekonomi.
Berikut adalah daftar harga BBM yang berlaku di Kabupaten Nduga per 5 Januari 2026:
Jenis BBM, Harga per Liter
Pertalite, Rp 25.000
Minyak Tanah, Rp 20.000
Solar (Diesel), Rp 20.000
Antisipasi Kenaikan Harga di Pegunungan
Harga di wilayah pegunungan memang cenderung lebih tinggi daripada standar nasional. Faktor logistik serta letak geografis yang menantang menjadi penyebab utama fenomena tersebut. Namun, masyarakat menganggap stabilitas harga saat ini masih dalam batas kewajaran. Posda (Pos Daerah) kemudian menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan secara berkala.
Monitoring ini sangat krusial untuk mencegah aksi penimbunan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Selain itu, petugas mengawasi agar tidak ada pihak yang menaikkan harga secara sepihak. Langkah protektif ini sangat penting karena kebutuhan masyarakat tetap tinggi di awal tahun.
Komitmen Monitoring Berkelanjutan untuk Rakyat
Pemerintah daerah secara resmi menyatakan bahwa stok BBM saat ini aman dan mencukupi. Mereka berharap aktivitas sosial serta ekonomi di Distrik Kenyam berjalan tanpa hambatan. Selanjutnya, pihak berwenang akan terus meningkatkan pengawasan rutin setiap minggunya. Langkah ini bertujuan untuk menjamin hak masyarakat dalam mengakses energi secara adil. Pemerintah ingin memastikan distribusi BBM tetap merata ke seluruh lapisan masyarakat. [Red]









