InfoMatoa, (Lanny Jaya) | Prajurit Satgas Yonif 408/Sbh dari Pos Wamitu melaksanakan aksi humanis yang menyentuh hati. Mereka mengawali lembaran baru tahun 2026 dengan penuh kepedulian. Para prajurit menyambangi rumah adat (Honai) warga di Kampung Wamitu pada Kamis (1/1). Wilayah ini berada di Distrik Goa Balim, Kabupaten Lanny Jaya.
Kunjungan ini bukan sekadar tugas pengamanan rutin bagi para prajurit. Sebaliknya, TNI ingin mempererat tali silaturahmi dengan penduduk setempat. Mereka memastikan masyarakat di wilayah terpencil merasakan langsung kehadiran negara.
Dialog Hangat di Lingkaran Honai
Prajurit duduk berdampingan dengan para tetua dan warga di dalam kehangatan api unggun honai. Aroma kayu bakar menjadi saksi dialog tulus tersebut. Para prajurit mendengarkan aspirasi, harapan, dan cerita keseharian warga dengan penuh empati.
Danpos Wamitu Kapten Inf Indra menegaskan pentingnya pendekatan tersebut. Langkah ini bertujuan membangun kepercayaan antara aparat dan penduduk asli.
“Kami hadir bukan semata-mata untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi saudara bagi masyarakat. Dengan masuk ke honai warga, kami ingin membangun rasa aman, saling percaya, dan kebersamaan agar Papua tetap damai,” ujar Kapten Inf Indra.
Jembatan Kesehatan di Pedalaman
Satgas Yonif 408/Sbh juga membawa solusi bagi keterbatasan akses medis warga. Mereka menghadirkan layanan kesehatan keliling yang menyentuh langsung ke rumah. Prajurit melakukan pemeriksaan kesehatan sederhana bagi setiap keluarga. Selain itu, mereka memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat kepada warga Wamitu.
Satgas mengambil langkah ini karena tantangan geografis wilayah tersebut. Medan yang berat seringkali menyulitkan warga menjangkau fasilitas kesehatan di pusat distrik.
Apresiasi dari Pimpinan dan Masyarakat
Pangkoops Habema Mayjen TNI Lucky Avianto memberikan dukungan penuh atas pendekatan humanis ini. Beliau menyatakan bahwa keberhasilan menjaga keamanan sangat bergantung pada hati rakyat. Oleh karena itu, prajurit harus memenangkan simpati warga melalui kepedulian sosial.
“Anjangsana ke honai warga menunjukkan prajurit TNI hadir sebagai sahabat dan pelindung masyarakat. Pendekatan yang penuh empati sangat penting untuk menjaga stabilitas keamanan,” tegas Mayjen TNI Lucky Avianto.
Salah satu warga bernama Mama Papua menyampaikan rasa syukur yang mendalam. Ia merasa sangat senang dengan kehadiran para prajurit di rumahnya.
“Kami senang bapak-bapak TNI datang ke honai dan duduk bersama kami. Kami merasa diperhatikan dan tidak sendiri. Terima kasih sudah membantu kesehatan kami,” ungkapnya haru.
[Red]









