InfoMatoa, (Merauke) | Otoritas pelabuhan bersama unsur terkait menggelar Apel Penutupan Posko Nataru. Kegiatan ini berlangsung di Pelabuhan Merauke, Papua Selatan. Lokasi tepatnya berada di Terminal Penumpang Yos Sudarso pada Rabu (7/1). Seluruh rangkaian acara berjalan dengan khidmat dan tertib.
Kepemimpinan Apel dan Sinergi Personel
Kepala Kantor KSOP Kelas IV Merauke, Capt. Julivan Charlie L. Salindeho, memimpin apel penutupan tersebut. Beliau bertindak sebagai pembina apel dalam upacara tersebut. Selain itu, Suroso bertugas sebagai komandan apel di lapangan. Sementara itu, Risano Ryan Aprianto mengawal jalannya upacara sebagai perwira apel.
Sekitar 80 personel gabungan mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh semangat. Para peserta berasal dari TNI AL, Polairud, hingga Basarnas. Selain itu, petugas dari Dinas Perhubungan dan Pelindo turut hadir. Pasalnya, sinergi ini sangat penting untuk menjamin kelancaran operasional pelabuhan.
Capt. Julivan menyampaikan pesan penting dalam amanatnya kepada peserta. Beliau menilai penyelenggaraan angkutan Nataru kali ini memiliki tantangan tersendiri. Hal ini terjadi karena tingginya mobilitas masyarakat saat ini. Selain itu, sejumlah bencana alam di beberapa wilayah turut memengaruhi kondisi.
“Kondisi ini menuntut kesiapsiagaan ekstra, empati, dan koordinasi lintas sektor yang kuat agar pelayanan transportasi tetap berjalan aman dan terkendali,” ujar Julivan.
Apresiasi dan Capaian Operasional Posko
Beliau juga meneruskan apresiasi Menteri Perhubungan kepada seluruh pihak terkait. Ucapan terima kasih ini tertuju bagi kementerian, TNI-Polri, hingga petugas lapangan. Pasalnya, mereka telah bekerja secara kolektif selama masa angkutan tersebut. Oleh karena itu, pelayanan transportasi tetap berjalan dengan sangat aman.
Hasil pemantauan menunjukkan operasi Posko Nataru di Merauke berjalan lancar. Petugas tetap mengedepankan aspek keselamatan sebagai prioritas utama. Langkah ini mencakup inspeksi teknis serta pengendalian operasional yang ketat. Selanjutnya, standar keselamatan transportasi laut tetap berlaku secara konsisten di lapangan.
Pelepasan pita secara simbolis menandai berakhirnya masa tugas posko tersebut. Setelah itu, seluruh peserta mengikuti rangkaian doa bersama. Rangkaian kegiatan pun berakhir dengan sesi foto bersama antarinstansi. Hal ini memperkuat tali silaturahmi antarpetugas di Pelabuhan Merauke.
Posko Nataru di Pelabuhan Merauke telah beroperasi sejak 18 Desember 2025. Selama periode tersebut, petugas mencatat peningkatan arus penumpang yang signifikan. Angka ini mengalami kenaikan jika kita bandingkan dengan tahun sebelumnya. Oleh karena itu, evaluasi tetap menjadi bagian penting untuk pelayanan mendatang. [Red]









