Dua Nelayan Asal Jayapura Hanyut, Pencarian Diperluas Hingga Perairan Papua Nugini

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:25 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Jayapura) | Tim SAR Gabungan terus memperluas upaya pencarian terhadap dua nelayan asal Hamadi, Kota Jayapura. Kedua nelayan tersebut hilang saat melaut sejak Senin pekan lalu. Memasuki hari ketiga pada Selasa (13/1), tim memutuskan untuk memperluas area operasi. Kini, jangkauan pencarian tersebut mencapai perairan perbatasan Indonesia dan Papua Nugini (PNG).

Koordinasi Lintas Batas dan Diplomasi

Tim menyisir titik-titik koordinat yang menjadi lokasi terakhir kontak kedua nelayan tersebut. Kepala SAR Jayapura Anton Sucipto mengatakan tim terus menjalankan operasi pencarian secara intensif. Bahkan, jangkauan operasi kini menyentuh perairan perbatasan negara tetangga.

“Operasi pencarian terhadap kedua korban terus kami lakukan. Bahkan Tim SAR Gabungan kini memperluas pencarian hingga ke perairan perbatasan antara RI dan PNG,” ujarnya, Selasa.

Kantor SAR Jayapura juga menjalankan langkah diplomasi yang strategis. Pihaknya berkoordinasi secara intensif bersama pihak Konsulat PNG. Langkah ini merupakan antisipasi jika arus membawa nelayan masuk ke wilayah Papua Nugini. Strategi tersebut bertujuan agar proses penanganan berlangsung efektif serta terkoordinasi.

“Operasi hari ketiga belum membuahkan hasil. Namun kami sudah berkoordinasi dengan Konsulat RI di Vanimo. Mereka akan melapor jika menemukan nelayan tersebut di perairan PNG,” tambah Anton.

Kendala Cuaca Ekstrem di Utara Papua

Anton mengungkapkan bahwa kondisi cuaca ekstrem menjadi kendala utama dalam pencarian. Tim menghadapi tantangan berupa angin kencang serta gelombang tinggi di lapangan. Saat ini, gelombang air laut mencapai ketinggian dua meter. Selain itu, wilayah utara Papua memiliki arus yang sangat kuat. Hal ini menyulitkan pergerakan tim SAR di lokasi pencarian.

“Pencarian hari ini masih berlangsung. Namun tim di lapangan terkendala gelombang setinggi dua meter,” ujarnya. “Wilayah utara Papua mengalami arus kuat karena angin kencang. Kondisi ini menyulitkan operasi pencarian kami,” tambahnya.

Kedua nelayan yang hilang merupakan warga bernama Agus Salim (30) dan Sa’dai (40). Mereka melaut sejak Senin (5/1) untuk mencari ikan di perairan Jayapura. Namun, keduanya belum kembali hingga Minggu (11/1). Pihak keluarga juga tidak menerima kabar keberadaan mereka hingga saat ini. Akhirnya, keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Jayapura.

Baca Juga :  Warga Dilaporkan Hilang Saat Berburu di Hutan Sota, Tim SAR Kerahkan Drone Thermal

Operasi ini melibatkan puluhan personel dari Basarnas dan Polairud Polda Papua. Pihak keluarga korban juga turut serta membantu proses pencarian di lapangan. Seluruh pihak terus berupaya secara maksimal dalam pencarian ini. Mereka berharap dapat menemukan kedua nelayan tersebut dalam keadaan selamat. [Red]

BERITA LAINNYA

Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Pasar Ikan Fandoi di Biak Numfor, Borong Ikan Baronang dan Panjang
Kecelakaan Laut di Perairan Saireri, Sembilan Penumpang Speed Boat Selamat Berkat Respons Cepat Satpolairud Polres Waropen
Natal Bersama FSP-ASN Jayapura, Wabup Haris Apresiasi Loyalitas Pensiunan
Dapur Nasional Polda Papua Jadi Garda Depan Pemenuhan Gizi Pelajar
Guru Se-Kabupaten Jayapura Geruduk Kantor DPR, Tagih Hak Gaji ULP hingga Tunjangan Profesi yang Belum Dibayar
Ratusan Warga Waropen Gelar Aksi Tuntut Perombakan Pejabat dan Transparansi Keuangan Daerah
Dukung Asta Cita Presiden, Polda Papua Gelar Panen Raya Jagung Serentak di Koya Barat
Membangun Masa Depan dari Dapur: Misi Humanis Polda Papua Nutrisi Generasi Emas Bumi Cenderawasih
Berita ini 2 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:33 WIT

Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Pasar Ikan Fandoi di Biak Numfor, Borong Ikan Baronang dan Panjang

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:25 WIT

Dua Nelayan Asal Jayapura Hanyut, Pencarian Diperluas Hingga Perairan Papua Nugini

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:10 WIT

Kecelakaan Laut di Perairan Saireri, Sembilan Penumpang Speed Boat Selamat Berkat Respons Cepat Satpolairud Polres Waropen

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:34 WIT

Natal Bersama FSP-ASN Jayapura, Wabup Haris Apresiasi Loyalitas Pensiunan

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:23 WIT

Dapur Nasional Polda Papua Jadi Garda Depan Pemenuhan Gizi Pelajar

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!