InfoMatoa, (Waropen) | Penjabat (Pj.) Gubernur Papua, Dr. Drs. H. Agus Fatoni, M.Si menegaskan pentingnya mewujudkan proses demokrasi yang jujur, adil, dan partisipatif saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Waropen, Kamis (1/8/2025). Kunjungan yang berlangsung di Aula Klasis GKI, Distrik Urei Faisei ini dilaksanakan dalam rangka meninjau kesiapan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua di wilayah tersebut.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 11.00 hingga 12.30 WIT ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi dan Kabupaten, termasuk Bupati Waropen Fransiscus Xaverius Mote, Kapolres Waropen AKBP Iip Syarif Hidayat, serta jajaran Dinas Pemda dan Dinas Kehutanan Kabupaten Waropen. Pj. Gubernur juga didampingi oleh istri, Ny. Tyas Agus Fatoni, serta tim pendamping dan staf teknis dari Pemprov Papua.
Dalam sambutannya, Agus Fatoni menyampaikan bahwa kehadirannya di Waropen memiliki dua tujuan utama: memastikan kesiapan PSU dan menyerahkan bantuan lingkungan dari Pemerintah Provinsi kepada Dinas Kehutanan setempat.
“Proses demokrasi adalah fondasi dari pemerintahan yang baik dan partisipatif. Oleh karena itu, penting bagi kita semua memastikan pelaksanaan PSU berjalan dengan integritas tinggi, jujur, adil, aman, dan melibatkan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat,” ujar Fatoni.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras jajaran penyelenggara pemilu dan aparat keamanan yang telah mempersiapkan tahapan PSU, seraya mengajak seluruh elemen masyarakat Waropen untuk turut menjaga stabilitas dan mendukung jalannya proses demokrasi secara sehat dan damai.
Lebih lanjut, Pj. Gubernur menegaskan bahwa partisipasi warga tidak hanya diwujudkan melalui kehadiran di bilik suara, namun juga dalam menjaga suasana kondusif, mencegah disinformasi, dan mengawasi jalannya proses pemilu secara kolektif.
Selain peninjauan PSU, Fatoni juga menyerahkan bantuan berupa 10 botol inokulasi gaharu, 1 alat injeksi tanaman gaharu, dan 10 biji bibit gaharu kepada Dinas Kehutanan Kabupaten Waropen. Bantuan ini disebut sebagai bentuk perhatian Pemerintah Provinsi terhadap pelestarian lingkungan dan penguatan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
“Potensi kehutanan Waropen sangat besar dan perlu kita kelola dengan bijak demi kesejahteraan masyarakat dan generasi mendatang,” ujarnya.
Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi papua berharap terciptanya suasana yang kondusif dalam pelaksanaan PSU, sekaligus mendorong peningkatan sinergi antar lembaga dan masyarakat dalam pembangunan daerah. (Red)









