Penyalahgunaan Narkoba di Sulbar Meningkat 260 kasus pada 2024

- Jurnalis

Rabu, 30 Juli 2025 - 10:37 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomatoa, (Sulawesi) | Kasus penyalahgunaan narkoba di Provinsi Sulawesi Barat pada 2024 meningkat 260 kasus dari 242 kasus pada 2023 sehingga perlu langkah tepat mengantisipasi peredaran narkoba, kata Wakapolda Sulbar Brigjen Polisi Hari Santoso.

Ini sangat memprihatinkan dan perlu perhatian serius,” kata Hari Santoso, pada Latihan Pra Operasi (Latpra Ops) Antik Marano 2025 di Mamuju, Rabu.

Paling mengkhawatirkan, kata Hari Santoso, pelakunya tidak hanya dari kalangan sipil, tetapi ada dugaan keterlibatan oknum anggota Polri dan bahkan narapidana yang masih menjalani hukuman yang disinyalir mengendalikan peredaran dari balik jeruji penjara.

Pelaku berasal dari berbagai kalangan, termasuk oknum anggota Polri dan ada indikasi keterlibatan narapidana yang masih menjalani hukuman,” terang Hari Santoso.

Ia menjelaskan bahwa narkoba masuk ke wilayah Sulbar melalui berbagai jalur, baik darat, laut, hingga pelabuhan tikus.

Jalur distribusinya diduga kuat berasal dari tiga provinsi tetangga: yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Kalimantan,” ujar Hari Santoso.

Pada kesempatan itu, Wakapolda mengingatkan agar pelaksanaan Operasi Antik Marano 2025 tidak dijadikan sekadar formalitas semata.

Baca Juga :  Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Nadiem Makarim dalam Kasus Laptop Kemendikbud

Ia menegaskan pentingnya keseriusan dan kerja nyata dari seluruh personel Polda Sulbar untuk benar-benar menyikat habis jaringan narkoba yang kini semakin canggih dan terstruktur.

Saya ingin operasi ini bukan hanya formalitas. Semua anggota harus paham tugas dan tanggung jawabnya, jangan sampai kecolongan lagi,” tegas Hari Santoso.

Wakapolda juga memerintahkan para Kabag Ops dan Kasat Narkoba se-Sulbar untuk segera menindaklanjuti hasil pelatihan di lapangan, dengan harapan operasi kali ini mampu membongkar jaringan besar dan memberi efek jera yang nyata.

Peningkatan kasus ini menjadi alarm bahaya serius bagi masyarakat dan aparat penegak hukum di Sulbar. Perang terhadap narkoba pun kini memasuki babak baru, lebih kompleks, lebih berani dan menuntut tindakan yang jauh lebih tegas,” kata Hari Santoso.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sulbar Salim S Mengga juga mengaku prihatin dengan masih maraknya kasus peredaran narkoba di Sulbar.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp4,6 Miliar di Papua Selatan, Berkas Tersangka Dinyatakan Lengkap

Wagub menegaskan upaya pemberantasan narkoba di Sulbar harus menyasar kepada bandar narkoba yang menjadi sumber utama peredaran barang haram tersebut.

Menangkap pengguna saja tidak cukup, karena akar masalah berada pada para bandar yang terus menyuplai narkoba ke masyarakat. Selama bandarnya masih bebas, maka pengguna baru akan terus bermunculan,” tegas Salim Mengga.

Meski aparat penegak hukum terus melakukan operasi penangkapan namun lanjutnya, masih ada bandar narkoba yang berkeliaran bebas dan menjalankan jaringan peredaran barang haram tersebut.

Jadi, penegakan hukum harus menyasar ke akar permasalahan, yakni para pengendali utama di balik jaringan tersebut,” tegasnya.

Wagub juga meminta agar masyarakat lebih waspada dan berperan aktif dalam melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitarnya.

Saya meminta peran aktif masyarakat untuk berani melaporkan jika mengetahui ada penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitarnya. Dengan demikian, diharapkan peredaran narkoba dapat dicegah dan ditangani secara efektif,” kata Salim Mengga.

[Red]

BERITA LAINNYA

Pemerintah Serahkan Rumah Subsidi untuk Korban Unjuk Rasa Makassar
Mendagri Tito Karnavian: Stabilitas Harga Pangan Jadi Fokus Utama Pemerintah
Wali Kota Makassar dan tim TNI AL bahas pelayaran diplomasi
Berita ini 7 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Jumat, 12 September 2025 - 13:54 WIT

Pemerintah Serahkan Rumah Subsidi untuk Korban Unjuk Rasa Makassar

Selasa, 26 Agustus 2025 - 22:12 WIT

Mendagri Tito Karnavian: Stabilitas Harga Pangan Jadi Fokus Utama Pemerintah

Rabu, 30 Juli 2025 - 14:20 WIT

Wali Kota Makassar dan tim TNI AL bahas pelayaran diplomasi

Rabu, 30 Juli 2025 - 10:37 WIT

Penyalahgunaan Narkoba di Sulbar Meningkat 260 kasus pada 2024

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!