InfoMatoa, (Manokwari Selatan) | Bupati Manokwari Selatan, Bernard Mandacan, S.IP, bersama jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Manokwari Selatan, melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) di Jakarta, Kamis (2/10).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Bernard Mandacan didampingi oleh Plt. Sekda Kabupaten Mansel, Adolop Kawey, SH, dan Kepala BKPSDM Mansel, Leonard Sayori. Sementara dari unsur legislatif, hadir Ketua DPRK Mansel Ferdinand Waran, Wakil Ketua I DPRK Mansel Wolof Sayori, S.Sos, dan Ketua Komisi B DPRK Mansel Joni Saiba.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Jumat (3/10), kehadiran Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan bersama DPRK Mansel di Kemenpan-RB bertujuan memperjuangkan penyelesaian nasib tenaga honorer dan PPPK formasi tahun 2021 yang hingga kini belum mengikuti tahapan tes seleksi.
Dalam kesempatan itu, Bupati Bernard Mandacan menyerahkan langsung berkas formasi ASN dan PPPK tahun 2021 kepada Wakil Menteri PAN-RB yang juga Staf Ahli Menpan-RB, Tasdik Kinanto.
“Kami berharap pemerintah pusat melalui Kemenpan-RB dapat menindaklanjuti berkas ini dan memberikan solusi agar formasi PPPK 2021 di Kabupaten Manokwari Selatan segera diselesaikan,” ujar Bupati Bernard Mandacan.
Bupati menegaskan, keberadaan tenaga honorer dan PPPK sangat penting dalam mendukung pelayanan publik di berbagai sektor pemerintahan daerah, terutama di wilayah yang masih terbatas sumber daya manusianya.
Kunjungan tersebut juga menjadi wujud komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif Manokwari Selatan dalam memperjuangkan kepastian status para tenaga honorer yang telah lama mengabdi bagi daerah.
Pemerintah Kabupaten Mansel berharap hasil audiensi dengan Kemenpan-RB dapat memberikan kejelasan dan percepatan proses administrasi formasi ASN serta PPPK tahun 2021, sehingga hak dan kepastian hukum bagi para tenaga kerja dapat segera terwujud. [Red]









