InfoMatoa, (Nduga) | Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Peningkatan Kapasitas SDM pada Senin (24/11). Diklat berlangsung di Kantor Satpol-PP Nduga dan menekankan pelaksanaan tugas yang berbasis Hak Asasi Manusia (HAM). Tujuan kegiatan ini adalah membentuk anggota yang profesional, kompeten, dan humanis.
Sekitar 60 peserta mengikuti kegiatan. Sementara, Sekretaris Satpol-PP, Derek Rumsumbere menjadi koordinator jalannya kegiatan. Selain itu, turut hadir Staf Ahli Bupati Daniel Pabisa, Wakapolres Nduga AKP Sevredo Fernanlampir, dan unsur TNI dari Kodim 1706/Nduga. Unsur TNI yang hadir adalah Kasdim Mayor Inf Marselius W dan Pasi OPS Kapten Inf Novel Kopriyadi.
Misi Humanis dalam Penegakan Perda
Staf Ahli Bupati Daniel Pabisa membuka kegiatan mewakili Bupati. Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa pendidikan ini bertujuan meningkatkan profesionalitas dan kompetensi anggota dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda). Selain itu, kegiatan ini juga membantu anggota menjaga ketertiban umum.
“Pembangunan SDM, terutama peningkatan Polisi Pamong Praja yang handal, profesional, dan humanis, menjadi titik balik kegiatan ini,” ujar Bupati. Ia menekankan pentingnya pendekatan HAM dalam setiap pelaksanaan tugas.
Setelah pembukaan, Staf Ahli Bupati langsung memberikan materi kepada peserta.
Kerja Sama TNI dalam PBB
Sore harinya, unsur TNI memimpin pelatihan fisik, dan peserta melaksanakan tiap intruksi dengan antusias. Kapten Inf Novel Kopriyadi memberikan materi intensif mengenai Peraturan Baris Berbaris (PBB).
Menutup kegiatan, Kasdim 1706/Nduga, Mayor Inf Marselius W, mengapresiasi semangat dan antusiasme peserta. Ia berharap ilmu PBB dapat berdampak secara positif dalam kegiatan lapangan. Selain itu, Mayor Marselius meminta maaf atas segala kekurangan selama pelatihan.
Salah satu anggota Satpol-PP, Oktovianus, menyarankan koordinasi lebih lanjut di masa depan. Ia menekankan perlunya pelatihan teknis, seperti pemasangan tenda, yang belum pernah diajarkan sebelumnya. Secara keseluruhan, Pendidikan ini menegaskan komitmen Pemkab Nduga meningkatkan kualitas dan pelayanan Satpol-PP dengan mengedepankan aspek hak asasi manusia. [Red]









