InfoMatoa, (Mamberamo Tengah) | Konferensi Gereja Injil Di Indonesia (GIDI) Wilayah Bogo Ke-VII Tahun 2025 resmi dibuka di Kantor Klasis Kambo, Distrik Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah, Provinsi Papua Pegunungan, Selasa (14/10). Presiden GIDI Se-Tanah Papua, Pdt. Usman Kobak, S.Th, M.Th, memimpin langsung acara yang penuh semangat. Seluruh jemaat hadir dari berbagai wilayah dan siap mengikuti rangkaian kegiatan enam hari ke depan.
Konferensi Enam Hari Untuk Penginjilan
Konferensi berlangsung selama enam hari, 14-19 Oktober 2025, dengan tema “ALA EKE TI ARET TE KANIP O” atau Tuhan Allah yang Menjadikan Terang. Sub tema menekankan pentingnya penginjilan dan penggembalaan bagi umat. Para peserta berdiskusi aktif, mengikuti seminar, dan berbagi pengalaman misi. Selain itu, mereka menyusun strategi agar penginjilan menjangkau lebih banyak umat di seluruh wilayah Bogo.
Gubernur Disambut Adat
Jemaat GIDI Wilayah Bogo menyambut Gubernur Provinsi Papua Pegunungan, Dr. (CH) Jhon Tabo, S.E, M.BA, dengan tarian adat, pengalungan Noken, dan pemasangan mahkota adat. Kemudian, Gubernur berjalan menuju lokasi ibadah pembukaan. Ibadah dimulai dengan menyanyikan lagu Mars GIDI dan puji-pujian. Selanjutnya, Ketua GIDI Wilayah Bogo, Pdt. Pontias Pagawak, S.Th, memimpin pembacaan Firman Tuhan dari Injil Mikha Pasal 5 Ayat 3.
Gubernur Dorong Tebarkan Terang Injil
Wakil Bupati Mamberamo Tengah, Itaman Thago, S.Sos, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur. Ia menegaskan peran historis GIDI dalam membawa terang Injil ke wilayah yang dulunya gelap. Selanjutnya, Gubernur Jhon Tabo menegaskan bahwa kehadirannya merupakan panggilan Tuhan. Ia meminta jemaat dan kader GIDI fokus pada misi suci dan memanfaatkan berkat Tuhan. Selain itu, Gubernur menyerahkan bantuan dana untuk mendukung kegiatan GIDI dan mendorong anggota jemaat berpartisipasi aktif dalam setiap program penginjilan.
GIDI Lahirkan Pemimpin Berkualitas
Ketua GIDI Wilayah Bogo, Pdt. Pontias Pagawak, menyatakan GIDI berhasil melahirkan pemimpin berkualitas di daerah. Ia menegaskan pembangunan Kantor Klasis Kambo berjalan berkat kuasa Tuhan tanpa mengandalkan bantuan pemerintah. Selanjutnya, kegiatan ditutup dengan penyematan simbolis, penyerahan dokumen program GIDI 2026-2029, dan tradisi makan bersama (Bakar Batu). Dengan demikian, seluruh rangkaian acara berjalan aman dan lancar, serta warga, jemaat, dan pejabat merasa bersyukur atas keberhasilan pembukaan konferensi ini. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen untuk terus menyebarkan Injil ke seluruh Papua dan bahkan ke dunia. [Red]









