Hari Pertobatan Jayawijaya, Warga Satukan Hati untuk Rekonsiliasi dan Pemulihan Sosial

- Jurnalis

Rabu, 30 Juli 2025 - 18:48 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Jayawijaya) | Pemerintah Kabupaten Jayawijaya bersama berbagai elemen masyarakat dan keagamaan menggelar kegiatan Rekonsiliasi Daerah pada Selasa, 30 Juli 2025, di Gedung Aithousa, Wamena. Kegiatan yang mengangkat tema “Melangkah Bersama Dalam Kasih, Meninggalkan Luka Untuk Masa Depan Yang Baru” ini dimaknai sebagai momentum kebangkitan sosial dan spiritual masyarakat Jayawijaya pasca berbagai dinamika masa lalu.

Dalam acara tersebut, Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol menyampaikan apresiasi atas ditetapkannya tanggal 31 Juli sebagai “Hari Jayawijaya Bertobat”. Menurutnya, inisiatif ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong rekonsiliasi sebagai fondasi pembangunan dan perdamaian.

Baca Juga :  Peletakan Batu Pertama Tugu Injil Waropen, Simbol Iman dan Persaudaraan Masyarakat

Bupati Jayawijaya Atenius Murip menegaskan bahwa rekonsiliasi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi proses penting untuk memulihkan hubungan yang rusak dan membangun kembali kepercayaan di tengah masyarakat. Ia menyebut bahwa rekonsiliasi mencakup dimensi personal, sosial, dan spiritual, termasuk pengakuan kesalahan dan pemberian maaf, demi menciptakan kedamaian berkelanjutan.

Dukungan terhadap gerakan ini juga datang dari kalangan gereja. Wakil PGGJ, Pdt. Niko Hubi, menyatakan bahwa pertobatan harus menjadi refleksi seluruh masyarakat, bukan hanya bagi pihak yang bersalah. Ia berharap keterlibatan gereja dalam agenda rekonsiliasi terus ditingkatkan ke depan.

Baca Juga :  Rakerwil IV GKII Wilayah Papua Digelar di Nduga, Pemprov Serahkan Bantuan Rp500 Juta

Rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat, ditutup dengan sesi doa dan pengakuan bersama. Hadir dalam acara tersebut perwakilan Forkopimda, pimpinan gereja, tokoh masyarakat, serta perwakilan aparat keamanan dari TNI dan Polri.

Pemerintah daerah berharap kegiatan ini menjadi langkah awal menuju hubungan yang lebih harmonis antarwarga, serta memperkuat partisipasi publik dalam mendukung pembangunan damai di Jayawijaya. [Red]

BERITA LAINNYA

Maraton Kunker Wapres Gibran di Papua: Dari Sekolah Rakyat Biak, Main Bola di Wamena, hingga Agendakan Yahukimo
Usai dari Biak Numfor, Gibran Lanjutkan Kunjungan ke Wamena
Pemkab Jayawijaya Pastikan Rekrutmen Taruna PTDI-STTD 2026, Lulusan Dijamin Jadi ASN
Enam Warga Diamankan Aparat di Dekai Yahukimo, Akhirnya Dibebaskan
Duka di Balik Kontak Senjata Nduga: Praka Satria Taopan Gugur dalam Tugas
Dana Desa Tahap II Distrik Apalapsili Cair, Penyaluran Dipusatkan di Bank Papua Elelim
Awal Tahun 2026, Stok BBM di Kenyam Nduga Dipastikan Aman dan Mencukupi
Membentang di 3 Provinsi, Luas Taman Nasional Lorentz Tembus 2,4 Juta Hektare
Berita ini 6 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:12 WIT

Maraton Kunker Wapres Gibran di Papua: Dari Sekolah Rakyat Biak, Main Bola di Wamena, hingga Agendakan Yahukimo

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:51 WIT

Usai dari Biak Numfor, Gibran Lanjutkan Kunjungan ke Wamena

Senin, 12 Januari 2026 - 10:17 WIT

Pemkab Jayawijaya Pastikan Rekrutmen Taruna PTDI-STTD 2026, Lulusan Dijamin Jadi ASN

Minggu, 11 Januari 2026 - 11:40 WIT

Enam Warga Diamankan Aparat di Dekai Yahukimo, Akhirnya Dibebaskan

Sabtu, 10 Januari 2026 - 09:45 WIT

Duka di Balik Kontak Senjata Nduga: Praka Satria Taopan Gugur dalam Tugas

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!