InfoMatoa, (Lanny Jaya) | Pada Senin (3/11), Kampung Longgalo, Distrik Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan, menjadi lokasi Ibadah Bersama Masyarakat Adat. Kegiatan ini bertujuan menciptakan situasi aman dan kondusif di wilayah tersebut. Pdt. Ito Yigibalom, Ketua Persekutuan Gereja Baptis di Tanah Papua (PGBP) Wilayah Tiom, memimpin acara. Sekitar 40 jemaat dan tokoh masyarakat mengikuti ibadah ini.
Doa pembuka serta pujian membuka acara ibadah bersama. Selanjutnya, Pdt. Ito Yigibalom menyampaikan khotbah yang menekankan pentingnya persaudaraan, kerendahan hati, dan hidup rukun dalam kasih sebagai dasar terciptanya kedamaian di Lanny Jaya.
Pdt. Ito Yigibalom menekankan dalam khotbahnya bahwa masyarakat harus memperjuangkan damai melalui kasih dan kerendahan hati, karena damai tidak datang dengan sendirinya.
“Lanny Jaya adalah tanah yang diberkati Tuhan, dan berkat itu hanya bisa kita rasakan jika kita hidup dalam damai dan saling menghormati,” ujarnya di hadapan jemaat.
Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat atas perhatian dan dukungan terhadap kegiatan rohani yang mempererat hubungan sosial masyarakat.
“Harapan kami, kegiatan seperti ini terus dilaksanakan di Lanny Jaya sebagai pengingat bagi kita semua untuk ikut menjaga keamanan dan kedamaian di Tanah Papua, khususnya di Tiom yang dikenal sebagai Kota Injil,” tambahnya.
Selanjutnya, panitia membagikan paket sembako kepada jemaat, lalu Pdt. Ito Yigibalom menutup acara dengan doa dan deklarasi dukungan terhadap pemerintah. Kegiatan ini diharapkan mampu menjaga semangat persaudaraan dan kedamaian di Kabupaten Lanny Jaya. Selain itu, gereja, masyarakat, dan pemerintah dapat bersinergi untuk mewujudkan Papua Pegunungan yang aman, harmonis, dan diberkati. [Red]









