InfoMatoa, (Pegunungan Bintang) | Masyarakat dan tokoh adat di Distrik Kalomdol, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan, mengaktifkan kembali Kantor Distrik Kalomdol pada Minggu, 19 Oktober 2025. Prosesi adat Bakar Batu dan doa bersama menandai pengaktifan kantor yang kini kembali menjadi pusat pelayanan publik dan penyaluran program pemerintah. Sekitar 80 warga, tokoh agama, dan tokoh masyarakat hadir merayakan momentum ini.
Kantor Distrik sebagai Pusat Pelayanan
Tokoh masyarakat Yanto Wayam menekankan bahwa kantor distrik berfungsi lebih dari sekadar tempat administrasi. “Kantor ini menjadi pusat koordinasi untuk memastikan seluruh program pemerintah, termasuk penyaluran dana desa, bantuan sosial, dan kegiatan pemuda, tersalurkan dengan baik hingga ke tingkat kampung,” ujarnya. Selain itu, ia menegaskan bahwa kantor ini memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Dengan adanya kantor yang aktif, warga dapat lebih mudah mengakses layanan publik dan mengikuti setiap program pemerintah secara langsung.
Dukungan terhadap Program Pemerintah
Yanto Wayam menyatakan bahwa prosesi bakar batu dan doa bersama menandai pengaktifan kembali kantor distrik. “Kami melaksanakan bakar batu dan doa bersama sebagai simbol aktifnya kembali Kantor Distrik Kalomdol. Dengan ini, kami mendukung penuh program pemerintah pusat maupun daerah,” tegasnya. Ia juga mengajak semua warga Pegunungan Bintang untuk menjaga keamanan dan stabilitas wilayah. Dengan begitu, lingkungan tetap aman, damai, dan kondusif bagi pembangunan masyarakat.
Sinergi Warga dan Aparat
Acara diakhiri dengan makan bersama antara warga, tokoh masyarakat, dan tamu undangan. Kegiatan berlangsung aman dan tertib, menampilkan sinergi kuat antara aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan seluruh warga setempat. Aktivasi Kantor Distrik Kalomdol kini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat koordinasi program pemerintah. Selain itu, kantor ini menegaskan komitmen masyarakat dalam menjaga persatuan serta keamanan Pegunungan Bintang.
Dengan aktifnya kembali kantor distrik, warga memperoleh akses mudah ke layanan publik. Kantor ini juga menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah yang maju, aman, dan sejahtera. Selain itu, kegiatan ini mendorong partisipasi aktif warga dalam setiap program pembangunan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata di seluruh kampung. [Red]









