InfoMatoa, (Yahukimo) | Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) menyalurkan bansos Yahukimo berupa paket Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap III (Juli–September) tahun 2025. Penyaluran bansos Yahukimo ini berlangsung di Kantor Distrik Dekai, Jalan Poros Logpon KM 4, Distrik Dekai, pada Rabu (22/10), dan ditujukan untuk membantu masyarakat meningkatkan kesejahteraan.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Yahukimo, Lintiko Kenangalem, memimpin jalannya acara dengan jumlah peserta sekitar 200 orang. Turut hadir Asisten II Setda Yahukimo Bongga Sumule, S.KM, Danramil 1715-06 Dekai Kapten Inf Masrun Tumatole, S.Sos, Kepala Kantor Pos Cabang Dekai Gad Munwo, KBO Samapta Polres Yahukimo Ipda Gideon Mara, serta Ketua PGGY Kabupaten Yahukimo Pdt. Atias Matuan.
Penyaluran Bantuan Tepat Sasaran
Kepala Kantor Pos Cabang Dekai, Gad Munwo, menjelaskan bahwa jumlah penerima bansos tahap III tetap sama seperti sebelumnya, yaitu 25.686 keluarga penerima manfaat (KPM).
“Setiap KPM program PKH menerima Rp200.000 per bulan. Kami berharap penerima menyiapkan KTP agar pencairan berjalan lancar.” ujar Gad Munwo.
Lintiko Kenangalem menegaskan bahwa bantuan harus sampai ke warga yang benar-benar berhak. Ia menuturkan bahwa Dinas Sosial telah menyiapkan beberapa titik distribusi agar proses lebih cepat dan efisien.
“Kami ingin bantuan ini tepat sasaran. Seluruh proses kami pantau agar berjalan sesuai aturan.” kata Lintiko.
Dukungan Keamanan dan Pemerintah Daerah
Ipda Gideon Mara mengingatkan semua pihak agar menjaga ketertiban selama penyaluran.
“Kami berharap proses berjalan aman dan lancar agar masyarakat segera menerima bantuan.” ujarnya.
Kepala Suku Yali, Isak Salak, mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap masyarakat Yahukimo.
“Bantuan ini sangat membantu ekonomi warga. Kami berterima kasih atas kepedulian pemerintah.” tuturnya.
Asisten II Setda Yahukimo, Bongga Sumule, juga menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh program ini.
“Jika bantuan sosial tersalurkan tepat waktu, ekonomi masyarakat pasti tumbuh lebih baik.” pungkasnya.
Acara ditutup dengan penyerahan simbolis kepada perwakilan kepala suku. Setelah itu, panitia melanjutkan dengan penandatanganan berita acara dan distribusi langsung ke distrik penerima. [Red]









