InfoMatoa, (Pegunungan Bintang) | Ratusan pemuda dari Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, menggelar tradisi Bakar Batu pada 20 Oktober 2025. Tradisi ini bukan hanya ajang kebersamaan, tetapi juga simbol komitmen pemuda untuk menjadi agen perubahan positif di tengah tantangan sosial dan ancaman kelompok separatis di wilayah pegunungan.
Generasi Muda Sebagai Aset Pembangunan
Kegiatan bertema “Pemuda Cerdas, Berprestasi, dan Sukses Kunci Kabupaten Pegunungan Bintang Maju, Unggul, dan Sejahtera” itu dihadiri anggota DPRD Kabupaten Pegunungan Bintang Jecki Oropka serta Kepala Distrik Oksibil Yanuarius Opki. Sekitar 50 pemuda ikut berpartisipasi dengan penuh semangat dan solidaritas.
Tokoh Pemuda Pegunungan Bintang, Jefrin Singpanki, menegaskan bahwa masa depan daerah bergantung pada kualitas generasi muda yang berani mengambil peran.
“Pemuda yang cerdas dan berprestasi adalah aset terbesar bagi daerah ini. Jika generasi muda berani bermimpi dan bekerja keras, maka kemajuan Pegunungan Bintang akan menjadi kenyataan.” ujar Jefrin
Ia juga mendorong pemuda untuk menjaga keamanan, menolak pengaruh negatif, serta mendukung program pembangunan pemerintah.
Tegas Lawan Narkoba dan Aksi Destruktif
Pada puncak acara, para pemuda menyampaikan pernyataan sikap bersama untuk melawan berbagai penyakit sosial. Mereka berkomitmen menjadi generasi tangguh, berkarakter, dan berdaya saing tinggi. Setiap peserta berjanji menjauhi narkoba, miras, serta tindakan destruktif lain yang bisa merusak masa depan. Selain itu, mereka juga siap bersinergi dengan pemerintah dalam memajukan pendidikan, ekonomi, olahraga, dan kesejahteraan masyarakat.
Para pemuda meneguhkan tekad menjaga keutuhan NKRI serta memperkuat semangat persatuan dan perdamaian di tanah Pegunungan Bintang.
Cegah Lost Generation dan Perkuat Teladan Positif
Tradisi Bakar Batu juga menjadi refleksi atas kondisi sosial daerah. Banyak pemuda berhenti sekolah dan belum mendapatkan pekerjaan tetap, kondisi yang mendorong Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) untuk merekrut mereka. Karena itu, tokoh pemuda sukses perlu tampil aktif sebagai panutan positif bagi generasi muda lainnya.
Pemerintah daerah dan aparat berkomitmen memperkuat komunikasi dengan para pemuda agar mereka aktif dalam kegiatan produktif. Dengan semangat persatuan dan keteladanan, generasi muda Pegunungan Bintang diyakini mampu membawa perubahan nyata dan mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan. [Red]









