InfoMatoa, (Pegunungan Bintang) | Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif menggelar pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tingkat Dasar di Guest House Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang. Tujuan pelatihan ini adalah memperkuat kemampuan pelaku UMKM di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. (31/10)
Dalam sambutannya, Aloysius Pawe menekankan bahwa pelatihan ini strategi penting untuk mengangkat potensi budaya dan kearifan lokal masyarakat Pegunungan Bintang. Selain itu, ia menyampaikan bahwa program ini membantu mama-mama pelaku UMKM mengolah, memasarkan, dan mengemas produk lokal dengan sentuhan modern. Dengan demikian, program ini tetap mempertahankan nilai-nilai budaya yang ada.
“Setiap ukiran, setiap motif Noken harus memiliki cerita dan identitas budaya yang kuat.“
Selain itu, kegiatan menghadirkan sesi praktik langsung dan penyerahan bahan pelatihan kepada perwakilan lima distrik: Okaom, Serambakon, Kawor, Oksebang, dan Okhika. Para peserta mempelajari standar pelayanan pariwisata dan teknik pengemasan produk. Selanjutnya, mereka juga belajar strategi pemasaran berbasis digital. Dinas Pariwisata menegaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan etika profesional, kesadaran kualitas, dan otentisitas produk daerah.
Selanjutnya, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Pegunungan Bintang berkomitmen menindaklanjuti hasil pelatihan melalui pendampingan usaha, fasilitasi legalitas dengan pembuatan NIB, dan pembukaan akses pasar lebih luas. Selain itu, pemerintah daerah berencana membentuk forum UMKM tingkat distrik sebagai wadah koordinatif. Forum ini bertujuan memperkuat ekonomi kreatif lokal dan melindungi hak cipta motif serta merek tradisional khas Pegunungan Bintang. [Red]









