Banjir Rob Setinggi Dua Meter Terjang Papua Selatan, Warga Minta Solusi Jangka Panjang

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:22 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Merauke) | Banjir rob kembali menghantui masyarakat pesisir di wilayah Papua Selatan. Luapan air laut merendam permukiman warga setempat. Selain itu, bencana ini melumpuhkan aktivitas harian mereka. Banjir juga mengancam keselamatan warga di Distrik Waan dan Kontuar.

Masyarakat menyampaikan keluhan tersebut langsung kepada Gubernur Apolo Safanpo. Mereka bertemu dalam dialog di sebuah hotel di Merauke. Pertemuan penting tersebut berlangsung pada Selasa (6/1). Warga mengharapkan perhatian serius dan langkah konkret dari pemerintah. Pasalnya, bencana banjir rob ini terjadi hampir setiap tahun.

Dampak Luas dan Kelumpuhan Aktivitas Warga

Kepala Distrik Waan Victor Chabuya Moiwend memberikan penjelasan detail. Beliau menyebut banjir rob kali ini membawa dampak sangat luas. Air laut melanda sedikitnya enam kampung di wilayah tersebut. Wilayah itu mencakup Kampung Konorau, Waan, Tor, dan Keladar. Selain itu, Kampung Sabon dan Dafnawanga juga terdampak.

Baca Juga :  Fakfak Kembangkan Bibit Kelapa Hibrida untuk Tingkatkan Produktivitas

Air laut bahkan merendam dua dusun, yakni Yawasir dan Moi. Victor menjelaskan bahwa banjir rob sudah menjadi langganan tahunan. Oleh karena itu, pihak distrik berupaya mencari bantuan solusi permanen. Pasalnya, terdapat lebih dari 1.000 kepala keluarga di Distrik Waan.

Banjir rob ini sudah menjadi langganan setiap tahun di Distrik Waan. Kami terus berupaya mencari perhatian dan bantuan pemerintah. Saat ini aktivitas warga lumpuh karena air mencapai dua meter,” ujar Victor.

Rencana Jangka Panjang dan Koordinasi Pemerintah

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menanggapi pengaduan tersebut secara serius. Beliau menyatakan pemerintah tidak dapat menangani banjir secara instan. Pasalnya, bencana ini memerlukan perencanaan jangka panjang yang matang. Hal tersebut bertujuan agar solusi yang ada bersifat permanen.

Kita harus memikirkan solusi jangka panjang sejak sekarang. Untuk jangka pendek, pemerintah segera memberikan bantuan bahan makanan,” kata Apolo.

Selain banjir, masyarakat juga menyampaikan aspirasi mengenai kebutuhan listrik. Apolo menjelaskan pembagian kewenangan antara pemerintah provinsi dan kabupaten. Beliau akan segera berkoordinasi dengan bupati terkait pembagian tugas. Langkah ini bertujuan agar pelayanan publik berjalan lebih optimal.

Baca Juga :  ASN, TNI, Polri, dan Masyarakat Merauke Rayakan Natal Bersama, Perkuat Persaudaraan dan Kedamaian

Anggota DPR Provinsi Papua Selatan Dominikus Ulukyanan turut menghadiri pertemuan tersebut. Kehadiran wakil rakyat bertujuan untuk memperkuat koordinasi antarlembaga. Beliau ingin memastikan tindak lanjut nyata atas aspirasi masyarakat pesisir. Pemerintah berkomitmen mengawal penanganan dampak banjir rob hingga tuntas. [Red]

BERITA LAINNYA

Polres Mappi Perkuat Tata Kelola Anggaran Lewat Sosialisasi DIPA 2026
Raker Perdana KPPS 2025–2030 Dibuka, Pemuda Papua Selatan Didorong Jadi Motor Pembangunan
Stok Bapokting di Merauke Cukup, Sejumlah Komoditas Alami Kenaikan Harga
Kasad Pimpin Natal Bersama TNI-Polri 2026, Tekankan Perdamaian dan Pengabdian untuk Bangsa
Mentan Pimpin Rakor Serapan Gabah 2026, Tekankan Kolaborasi untuk Swasembada Pangan
DPRD Merauke Minta Reklamasi Pantai Lampu Satu Dikaji Menyeluruh Libatkan Tokoh Adat
PT ACP Umumkan Rencana Penanaman Baru Sawit di Merauke Mulai 2026
Prosesi Adat Pencabutan Salib Digelar, Pembangunan PSN di Wanam Kembali Berjalan
Berita ini 0 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:41 WIT

Polres Mappi Perkuat Tata Kelola Anggaran Lewat Sosialisasi DIPA 2026

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:38 WIT

Raker Perdana KPPS 2025–2030 Dibuka, Pemuda Papua Selatan Didorong Jadi Motor Pembangunan

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:08 WIT

Stok Bapokting di Merauke Cukup, Sejumlah Komoditas Alami Kenaikan Harga

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:07 WIT

Kasad Pimpin Natal Bersama TNI-Polri 2026, Tekankan Perdamaian dan Pengabdian untuk Bangsa

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:50 WIT

Mentan Pimpin Rakor Serapan Gabah 2026, Tekankan Kolaborasi untuk Swasembada Pangan

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!