InfoMatoa, (Boven Digoel) | Pemerintah Provinsi Papua Selatan resmi menutup kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Lembaga Masyarakat Adat Kampung Tahun Anggaran 2025. Penutupan berlangsung di Aula Gereja Rehobot Tanah Merah, Kampung Persatuan, Distrik Mandobo, Kabupaten Boven Digoel, (24/9).
Mengusung tema “Kelembagaan adat sebagai mitra strategis pemerintahan kampung dalam pangkuan dan perlindungan masyarakat hukum adat”, kegiatan ini dipimpin oleh Herlina Ewenkos, S.Pd., M.AP, Kepala Dinas Administrasi Dukcapil PMK Provinsi Papua Selatan.
Turut hadir sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, di antaranya Dr. Martinus Guntur Ohoiwutun, S.H., M.H (akademisi dan advokat), Mesak K (Kepala Dinas PMK Boven Digoel), Marten (Kepala Distrik Mindiptana), Rudolfus Fatlolon (Plt. Kepala Distrik Mandobo), Agus Tanggaroka (Staf Bidang Hukum Kab. Boven Digoel), Maret Klaru (Ketua LMA Kab. Boven Digoel), serta para kepala kampung dan perwakilan lembaga adat setempat.
Dalam sambutannya, Herlina Ewenkos menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan hingga tuntas. Ia berharap hasil bimtek ini dapat memperkuat peran lembaga adat di kampung-kampung Papua Selatan.
Sementara itu, Bupati Boven Digoel melalui Mesak K menegaskan pentingnya lembaga adat sebagai pilar budaya sekaligus wadah pengambilan keputusan masyarakat.
Ia menambahkan, pemerintah daerah mendukung penuh penguatan kapasitas kelembagaan adat agar semakin mampu menjadi mitra strategis pemerintahan kampung. [Red]









