InfoMato, (Merauke) | Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November 2025, Dewan Pimpinan Daerah Barisan Merah Putih (DPD BMP) Provinsi Papua Selatan menggelar Dialog Kebangsaan. Tema kegiatan ini adalah “Membangun Papua Selatan Maju, Sejahtera dan Berdaulat Menuju Indonesia Emas 2045”. Kegiatan berlangsung di Serui Ballroom Hotel Sunnyday, Merauke, dan dihadiri tokoh adat, agama, masyarakat, pemuda, serta mahasiswa, Senin (11/11).
Dalam sambutannya, Dr. Esau Hombore, Ketua DPD BMP Prov. Papua Selatan, menegaskan pentingnya memperkuat pemahaman generasi muda tentang arti kebangsaan di Papua Selatan, khususnya di Kabupaten Merauke. Ia menekankan bahwa visi Indonesia Emas 2045 hanya dapat tercapai jika generasi muda memiliki karakter kuat, semangat kebangsaan, dan tanggung jawab membangun daerah mereka sendiri. Selain itu, BMP akan terus bersinergi dengan tokoh adat, agama, dan masyarakat untuk mendukung program Gubernur Papua Selatan, Berdikari. Program ini mendorong masyarakat Papua berdiri di atas kaki sendiri dan mengelola potensi wilayah secara mandiri.
Sesi diskusi yang menjadi inti acara membahas berbagai isu strategis. Misalnya, pentingnya pendidikan karakter kebangsaan bagi generasi muda, sinergi antara lembaga adat dan organisasi kepemudaan, serta penolakan minuman keras yang menjadi salah satu faktor meningkatnya angka kriminalitas di Papua Selatan. Selain itu, para peserta menyerukan penolakan terhadap segala bentuk intoleransi dan disinformasi yang dapat memecah belah bangsa. Mereka juga mengajak masyarakat memperkuat literasi digital untuk menjaga persatuan.
Melalui dialog kebangsaan ini, BMP Papua Selatan berharap dapat menghidupkan kembali semangat perjuangan para pahlawan dalam konteks kekinian. Dengan begitu, lahirlah generasi emas Papua Selatan yang berkarakter, berdaya saing, dan mampu membangun daerahnya dengan semangat Berdikari. Semua langkah ini bertujuan mewujudkan Papua Selatan yang maju, sejahtera, dan berdaulat menuju Indonesia Emas 2045. [Red]









