InfoMatoa, (Mappi) | Semangat persatuan mewarnai peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di Kabupaten Mappi. Pemerintah Daerah menggelar Dialog Kebangsaan bertema “Peran Pemuda dalam Menjaga Kamtibmas, Menghadapi Era Digital, dan Wawasan Kebangsaan Bagi Pemuda” di Gedung Qhainda Uri, Jalan Bawape, Distrik Obaa, Selasa (28/10).
Acara dimulai pukul 08.45 WIT dengan menyanyikan Indonesia Raya, pembacaan Pancasila, UUD 1945, serta teks Sumpah Pemuda. Setelah itu, rangkaian acara berlanjut dengan sambutan dan sesi materi. Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Mappi Sanusi, S.Sos., Kapolres Mappi Kompol Suparmin, S.I.P., M.H., Pasipers Kodim 1704/Mappi Kapten Inf Yudianto, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Cristian Manuhutu, Ketua KNPI Mappi Petrus Widodo Pakainu, S.E., dan tokoh pemuda, agama, serta adat. Total peserta sekitar 50 orang.
Wakil Bupati Sanusi menegaskan bahwa pemuda memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan persatuan. Ia juga mendorong pemuda agar mampu menavigasi perkembangan teknologi secara bijak.
“Peringatan Hari Sumpah Pemuda adalah momentum meneguhkan semangat kebangsaan dan gotong royong. Pemuda harus menjadi garda terdepan menjaga kedamaian, baik di dunia nyata maupun digital,” ujar Sanusi.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pemuda agar meningkatkan literasi digital. Mereka harus mampu menyaring informasi dan menghindari provokasi yang dapat memecah belah masyarakat. Selain itu, Sanusi menekankan pentingnya memelihara persaudaraan sebagai kekuatan membangun Mappi.
Sementara itu, Kapolres Kompol Suparmin memberikan pandangan mengenai tantangan keamanan digital yang terus berkembang. Ia menilai pemuda mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengedukasi masyarakat.
“Era digital membawa peluang besar, tetapi juga tantangan. Karena itu, pemuda harus menjadi teladan dalam bermedia sosial dan ikut menjaga ketertiban di masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, Ketua KNPI Mappi Petrus Widodo Pakainu, S.E., mengajak pemuda untuk terus terlibat dalam kegiatan positif.
“Pemuda harus ada di lapangan, menolak kekerasan, dan memperkuat semangat gotong royong untuk Mappi yang aman,” ungkapnya.
Sesi tanya jawab, foto bersama, dan ajakan untuk terus bersatu menutup kegiatan tersebut. Melalui peringatan ini, Petrus berharap pemuda Mappi semakin siap menghadapi tantangan era digital dan menjaga keamanan daerah dengan kolaborasi yang kuat. [Red]









