InfoMatoa, (Merauke) | Pemuda Katolik Komisariat Cabang Merauke resmi membuka Mapenta Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Wojtyla, Keuskupan Agung Merauke pada Senin (22/12). Selanjutnya, panitia mengusung tema komitmen pemuda dalam mengawal pengembangan SDM daerah. Hal ini menjadi fokus utama pembangunan di Provinsi Papua Selatan.
Ketua Pemuda Katolik Komda Papua Selatan, Fransiskus Xaverius I. Wombon, memberikan sambutannya. Ia menegaskan bahwa organisasi ini berfokus pada perjuangan kaderisasi pemuda. Selain itu, mereka harus berkontribusi bagi gereja dan masyarakat luas. Ia juga menyinggung peran organisasi dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. Di antaranya termasuk aksi penanggulangan bencana di wilayah Aceh dan Sumatra Utara.
Ketua DPD KNPI Merauke, David B. Kainakaimu, mengajak peserta untuk menjauhi narkoba. Ia berharap generasi muda menghindari perilaku negatif yang merusak masa depan. Baginya, Pemuda Katolik adalah wadah yang tepat untuk belajar. Melalui organisasi ini, pemuda bisa mempersiapkan diri membangun Papua Selatan.
Ketua KNPI Papua Selatan, Dominikus Buliba Gebze, menekankan pentingnya nilai ketenteraman. Beliau juga mengajak pemuda menjaga kehidupan beragama dan kelestarian alam. Langkah ini sesuai dengan filosofi warna bendera organisasi tersebut. Oleh karena itu, ia mendorong pemuda asli Papua agar aktif berorganisasi. Mereka sebaiknya berkiprah pada level lokal hingga skala nasional.
Di sisi lain, Bupati Merauke Yoseph B. Gebze mengapresiasi komitmen tersebut. Beliau memuji kehadiran Pemuda Katolik dalam mendukung pembangunan daerah. Selanjutnya, ia mengajak para pemuda terlibat aktif dalam dinamika sosial dan geopolitik. Hal ini mencakup tantangan global seperti konflik serta perubahan iklim. Oleh karena itu, pemuda harus siaga menghadapi isu ketahanan pangan.
“Konektivitas dan perubahan global hari ini menjadi kebutuhan penting. Pemuda harus belajar membaca dinamika ke depan agar mampu mengambil peran strategis bagi daerah,” ujar Yoseph.
Melalui kegiatan ini, Pemuda Katolik Merauke menegaskan komitmen pengabdiannya. Mereka fokus membangun kader muda yang memiliki integritas tinggi. Dengan demikian, mereka dapat berkontribusi nyata bagi Papua Selatan. [Red]









