InfoMatoa, (Merauke) | Pemerintah Kabupaten Merauke resmi membuka Pameran Ekonomi Kreatif dalam rangka Festival Kali Maro Pantai Arafura dan Dahun Anggai Tahun 2025 di Kampung Urumb, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Acara yang mengusung tema “Melestarikan Budaya untuk Persatuan dan Persaudaraan di Tanah Malind” serta subtema “Kedaulatan Pangan Lokal Menuju Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan” ini dihadiri sekitar 300 undangan dari berbagai unsur pemerintah, tokoh adat, agama, hingga masyarakat setempat. (1/10)
Opening ceremony dipimpin oleh Wakil Bupati Merauke, Fauzun Nihaya, S.HI., M.H., yang menyampaikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan festival sebagai ruang pelestarian budaya sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan. “Festival ini bukan hanya menjaga tradisi dan sejarah Kali Maro, tetapi juga memberi ruang bagi UMKM untuk berkembang. Dengan dukungan dana Otsus, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya orang asli Papua,” ujarnya.
Festival turut dimeriahkan dengan doa lintas agama, pembacaan teks Pancasila oleh anak-anak TK, penampilan tarian tradisional, hingga pameran produk UMKM lokal. Usai pembukaan, Wakil Bupati bersama jajaran Forkopimda melakukan peninjauan langsung ke stan UMKM Sinai.
Kegiatan ini akan berlangsung selama lima hari, mulai 1 hingga 5 Oktober 2025, dengan beragam agenda budaya, ekonomi kreatif, dan hiburan rakyat. Pemerintah Kabupaten Merauke berharap Festival Kali Maro dapat menjadi agenda tahunan yang mampu menarik perhatian nasional sekaligus memperkuat identitas budaya Malind di tanah Papua Selatan. [Red]









