Pemkab Merauke Fokus Dorong Kemandirian Pangan di Kampung Senegi

- Jurnalis

Minggu, 5 Oktober 2025 - 17:44 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Merauke) | Pemerintah Kabupaten Merauke melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan menggelar kegiatan Sosialisasi Pelatihan Budidaya Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan di Balai Kampung Senegi, Distrik Animaha (4/10).

Dalam arahannya, Caterin Letsoin sebagai sekretaris dinas tanaman pangan, holtikultura dan perkebunan, meminta masyarakat segera melaporkan lahan potensial yang bisa diolah untuk ditindaklanjuti melalui survei oleh tim perencanaan.

Tujuannya untuk melihat potensi penanaman padi sehingga bisa dioptimalkan bagi peningkatan produksi pangan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Nirta Rumbe sebagai kepala seksi pengolahan lahan dan air menekankan pentingnya pembentukan Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) serta SK Unit Pengelola Kegiatan Kelompok. Ia menjelaskan bahwa melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah) seluas 14 hektar di Kampung Senegi, masyarakat berpotensi mendapatkan bantuan berupa benih padi, pestisida, dolomit, serta dukungan alat pertanian hand traktor.

Baca Juga :  Mentan Pimpin Rakor Serapan Gabah 2026, Tekankan Kolaborasi untuk Swasembada Pangan

Namun, ia mengingatkan agar lahan yang akan diajukan untuk program cetak sawah/CSR benar-benar bebas dari sengketa antarmarga maupun konflik batas tanah, serta tidak berada di kawasan hutan tanaman industri (HTI) milik perusahaan.

Hal tersebut juga ditegaskan oleh konsultan, Olan Sormin, yang memaparkan bahwa potensi pengembangan lahan hanya bisa dilakukan di sekitar Kampung Senegi karena wilayah lain telah masuk ke kawasan HTI. Setelah pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan lapangan bersama aparat kampung dan masyarakat.

Baca Juga :  Jelang Natal dan Tahun Baru 2026, Stok Sembako dan BBM di Mappi Dipastikan Aman

Sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kemandirian pangan masyarakat Kampung Senegi. Meski demikian, pemerintah daerah menilai perlu adanya antisipasi potensi konflik klaim lahan antar marga yang bisa menghambat program. Oleh karena itu, proses verifikasi serta mediasi sebelum pelaksanaan akan menjadi kunci keberhasilan program ini. [Red]

BERITA LAINNYA

Polres Mappi Perkuat Tata Kelola Anggaran Lewat Sosialisasi DIPA 2026
Raker Perdana KPPS 2025–2030 Dibuka, Pemuda Papua Selatan Didorong Jadi Motor Pembangunan
Stok Bapokting di Merauke Cukup, Sejumlah Komoditas Alami Kenaikan Harga
Kasad Pimpin Natal Bersama TNI-Polri 2026, Tekankan Perdamaian dan Pengabdian untuk Bangsa
Mentan Pimpin Rakor Serapan Gabah 2026, Tekankan Kolaborasi untuk Swasembada Pangan
DPRD Merauke Minta Reklamasi Pantai Lampu Satu Dikaji Menyeluruh Libatkan Tokoh Adat
PT ACP Umumkan Rencana Penanaman Baru Sawit di Merauke Mulai 2026
Prosesi Adat Pencabutan Salib Digelar, Pembangunan PSN di Wanam Kembali Berjalan
Berita ini 6 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:41 WIT

Polres Mappi Perkuat Tata Kelola Anggaran Lewat Sosialisasi DIPA 2026

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:38 WIT

Raker Perdana KPPS 2025–2030 Dibuka, Pemuda Papua Selatan Didorong Jadi Motor Pembangunan

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:08 WIT

Stok Bapokting di Merauke Cukup, Sejumlah Komoditas Alami Kenaikan Harga

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:07 WIT

Kasad Pimpin Natal Bersama TNI-Polri 2026, Tekankan Perdamaian dan Pengabdian untuk Bangsa

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:50 WIT

Mentan Pimpin Rakor Serapan Gabah 2026, Tekankan Kolaborasi untuk Swasembada Pangan

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!