InfoMatoa, (Merauke) | PLN UP3 Merauke memastikan sistem kelistrikan siap menghadapi potensi cuaca ekstrem dan meningkatnya kebutuhan daya selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Manager PLN UP3 Merauke, Heri Sutikno, menyampaikan hal ini saat ditemui di PLTD Merauke usai Apel Gelar Pasukan dan Peralatan, Senin (8/12). Menurutnya, tim PLN memantau cuaca setiap hari. Mereka menyesuaikan pola kerja dan menjaga keamanan operasional. Perubahan cuaca yang mendadak kerap memengaruhi kegiatan lapangan dan distribusi BBM.
PLN memperkuat sejumlah titik jaringan yang rawan, termasuk lokasi dengan potensi kemiringan dan gangguan teknis. Upaya antisipasi ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan listrik selama masa siaga Nataru. Heri menegaskan kondisi sistem kelistrikan Merauke aman. Cadangan daya sekitar 13 megawatt atau 20–25% dari beban puncak tersedia. Angka ini cukup untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi listrik, terutama saat ibadah Natal di gereja-gereja.
Sebanyak 244 personel bertugas selama 22 hari, mulai 18 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026. Mereka bekerja penuh selama 24 jam dengan pola siaga berlapis. Personel menempati gereja-gereja utama, fasilitas publik, posko induk UP3 Merauke, dan posko tambahan di titik prioritas. PLN menyiagakan peralatan pendukung, seperti genset, gardu bergerak, dan UPS. Langkah ini membantu menghadapi situasi darurat dan memastikan kebutuhan listrik masyarakat tetap terpenuhi pada puncak perayaan.
PLN memastikan tidak melakukan pemadaman terencana selama periode siaga. Tim telah menyelesaikan seluruh pekerjaan pemeliharaan sebelumnya. Masyarakat diimbau melaporkan potensi bahaya kelistrikan melalui layanan 123 dan aplikasi PLN Mobile. Heri menekankan bahwa keterlibatan masyarakat membantu deteksi dini dan memperkuat keselamatan sistem kelistrikan di seluruh wilayah Merauke Raya. [Red]









