Bupati Papua Tengah Desak Kemenhub Izinkan Garuda-Batik Air Masuk Nabire

- Jurnalis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 09:17 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Nabire) | Asosiasi Bupati Papua Tengah mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI untuk segera meningkatkan pelayanan transportasi udara di Provinsi Papua Tengah. Desakan ini menekankan izin bagi maskapai full service seperti Garuda Indonesia dan Batik Air agar dapat beroperasi secara reguler di Bandara Douw Aturure, Nabire, Ibu Kota Papua Tengah. Saat ini, masyarakat hanya menggunakan maskapai berbiaya rendah yang terbatas. Konektivitas cepat dan nyaman menjadi kebutuhan mendesak.

Upaya Meningkatkan Konektivitas dan Perekonomian

Ketua Asosiasi Bupati Papua Tengah, Melkianus Mote, yang juga Bupati Deiyai, menyatakan kehadiran maskapai full service dan pesawat berbadan besar akan membawa dampak signifikan bagi perekonomian dan mobilitas masyarakat. Pesawat berbadan besar mampu membawa lebih banyak penumpang sekaligus kargo. Kargo ini penting untuk distribusi logistik di Papua Tengah.

“Asosiasi Bupati Papua Tengah meminta Kementerian Perhubungan segera memberikan pelayanan dengan pilihan penerbangan full service seperti Garuda dan Batik Air ke Bandara Nabire,” ujar Melkianus Mote

Ia menambahkan bahwa Bandara Nabire diharapkan menjadi hub utama bagi seluruh maskapai. Bandara akan mengonsolidasikan penumpang dan kargo ke berbagai kabupaten di Papua Tengah. Akses udara yang cepat dan nyaman menjadi solusi utama mengatasi kesulitan mobilitas masyarakat. Saat ini, perjalanan darat menuju Nabire memakan waktu hingga enam jam.

Baca Juga :  Kepala Distrik Tomu Apresiasi Layanan Jemput Bola Disdukcapil Teluk Bintuni

Selain itu, Asosiasi Bupati mengajukan surat kepada Kemenhub agar Lapangan Terbang Waghete di Kabupaten Deiyai menjadi bandara pusat untuk pesawat ATR 72/200. Melkianus menyebut lokasi Waghete sangat strategis. Bandara ini bisa melayani Kabupaten Deiyai, Dogiyai, Paniai, dan Intan Jaya.

“Bandara Waghete layak menjadi bandara pusat pesawat ATR untuk melayani Kabupaten Deiyai, Dogiyai, Paniai dan Intan Jaya karena jangkauan bandara dekat sekali,” kata Melkianus Mote

Bandara Douw Aturure telah memperpanjang runway dan Batik Air melakukan uji penerbangan pada Juli 2025. Namun, Kemenhub belum memberikan izin operasional reguler bagi maskapai full service. Peningkatan konektivitas udara ini diharapkan menjadi katalis percepatan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif di Provinsi Papua Tengah. [Red]

BERITA LAINNYA

BMKG Catat Angin Kencang Landa Mimika, Biak Waspadai Gelombang Tinggi
Bupati Mimika Tepati Janji, Bus Sekolah Layani Siswa SD Negeri 11 Tuapa
Polsek Miru Amankan Pelaku Pembacokan di Jalan Serui Mekar, Korban Masih Dirawat di RSMM
Pemprov Papua Tengah Salurkan Lampu Tenaga Surya untuk Warga Intan Jaya
Pemprov Papua Tengah Pastikan 801 Guru Lulus PPG, Pendidikan Jadi Prioritas Daerah
MRP Papua Tengah Desak Aparat Tegakkan Hukum atas Konflik Kwamki Narama
Pembangunan Pusat Pemerintahan Kaladiri Ditargetkan Rampung Akhir 2026
Bupati Mimika Ajak Warga Jadikan Tahun Baru 2026 Momentum Perkuat Persaudaraan
Berita ini 6 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:03 WIT

BMKG Catat Angin Kencang Landa Mimika, Biak Waspadai Gelombang Tinggi

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:35 WIT

Bupati Mimika Tepati Janji, Bus Sekolah Layani Siswa SD Negeri 11 Tuapa

Senin, 12 Januari 2026 - 07:57 WIT

Polsek Miru Amankan Pelaku Pembacokan di Jalan Serui Mekar, Korban Masih Dirawat di RSMM

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:14 WIT

Pemprov Papua Tengah Salurkan Lampu Tenaga Surya untuk Warga Intan Jaya

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:14 WIT

Pemprov Papua Tengah Pastikan 801 Guru Lulus PPG, Pendidikan Jadi Prioritas Daerah

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!