APBD Keerom 2026 Tembus Rp1,1 Triliun, Bupati Piter Gusbager Prioritaskan Pelunasan Utang Warisan

- Jurnalis

Rabu, 31 Desember 2025 - 09:02 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Keerom) | Kabar positif datang dari arah kebijakan fiskal Kabupaten Keerom saat ini. Bupati Keerom, Piter Gusbager, memastikan APBD tahun 2026 mencapai Rp1,175 triliun. Selain itu, angka tersebut menunjukkan kenaikan pagu anggaran yang sangat signifikan. Hal tersebut menjadi angin segar bagi percepatan pembangunan di Negeri Tamne Yunda.

Namun demikian, Bupati Gusbager menegaskan struktur APBD akan memprioritaskan kewajiban tertunda. Langkah tersebut bertujuan menuntaskan sejumlah tunggakan daerah secara proporsional. Bupati Piter Gusbager mengungkapkan agenda utama dalam pengelolaan anggaran tahun 2026. Fokus utamanya mencakup pelunasan seluruh utang daerah masa lalu. Utang warisan sejak tahun 2018 itu kini menjadi perhatian serius pemerintah. Terkait hal itu, tunggakan tersebut juga masuk dalam catatan resmi BPK.

Baca Juga :  Gotong Royong Jaga Alam, Bupati dan Masyarakat Biak Numfor Lepas Tukik di Padaido

Oleh karena itu, Pemkab Keerom menyiapkan alokasi anggaran yang cukup besar. Dana tersebut guna melunasi hak mitra yang telah menyelesaikan pekerjaan mereka.

Nilainya cukup besar kami anggarkan untuk penyelesaian utang. Saya berharap kepada semua mitra pemerintah agar bersabar. Semoga alokasi tahun depan dapat menuntaskan semua hak mitra kami,” ujar Bupati Gusbager.

Bupati menjamin pos anggaran pelayanan publik tetap aman meski sedang membayar utang. Beliau tetap memprioritaskan kepentingan masyarakat luas dalam struktur keuangan. Selain itu, beliau menegaskan pemenuhan hak ASN akan tetap berjalan normal. Begitu pula dengan program strategis yang bersentuhan langsung dengan warga.

Pembayaran utang ini bukan berarti program strategis akan terganggu. Layanan kepada masyarakat serta ASN tetap berjalan sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Langkah berani memprioritaskan pelunasan utang warisan ini merupakan upaya positif. Tujuannya guna menciptakan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Pemerintah berharap APBD Keerom mendatang fokus pada infrastruktur dan ekonomi rakyat. Selanjutnya, hal ini dapat terwujud setelah beban utang masa lalu selesai.

Kami ingin memastikan pemerintahan berjalan tanpa beban masa lalu. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan secara utuh,” pungkasnya.

[Red]

BERITA LAINNYA

Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Pasar Ikan Fandoi di Biak Numfor, Borong Ikan Baronang dan Panjang
Dua Nelayan Asal Jayapura Hanyut, Pencarian Diperluas Hingga Perairan Papua Nugini
Kecelakaan Laut di Perairan Saireri, Sembilan Penumpang Speed Boat Selamat Berkat Respons Cepat Satpolairud Polres Waropen
Natal Bersama FSP-ASN Jayapura, Wabup Haris Apresiasi Loyalitas Pensiunan
Dapur Nasional Polda Papua Jadi Garda Depan Pemenuhan Gizi Pelajar
Guru Se-Kabupaten Jayapura Geruduk Kantor DPR, Tagih Hak Gaji ULP hingga Tunjangan Profesi yang Belum Dibayar
Ratusan Warga Waropen Gelar Aksi Tuntut Perombakan Pejabat dan Transparansi Keuangan Daerah
Dukung Asta Cita Presiden, Polda Papua Gelar Panen Raya Jagung Serentak di Koya Barat
Berita ini 3 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:33 WIT

Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Pasar Ikan Fandoi di Biak Numfor, Borong Ikan Baronang dan Panjang

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:25 WIT

Dua Nelayan Asal Jayapura Hanyut, Pencarian Diperluas Hingga Perairan Papua Nugini

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:10 WIT

Kecelakaan Laut di Perairan Saireri, Sembilan Penumpang Speed Boat Selamat Berkat Respons Cepat Satpolairud Polres Waropen

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:34 WIT

Natal Bersama FSP-ASN Jayapura, Wabup Haris Apresiasi Loyalitas Pensiunan

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:23 WIT

Dapur Nasional Polda Papua Jadi Garda Depan Pemenuhan Gizi Pelajar

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!